Mandiri Bidik Pertumbuhan Transaksi e-Commerce 30%
Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengaku masih terus mengkaji rencana untuk melakukan ekspansi bisnis ke luar negeri salah satunya Filipina.
Investor Relation Bank Mandiri Yohan Setio mengatakan, pihaknya tidak terlalu tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Sebab Bank Mandiri masih berfokus pada bisnis di Indonesia, mengingat Indonesia masih memiliki market pasar yang potensial dibandingkan negara lainnya.
“Akuisisi atau buka cabang baru luar negeri kita lakukan evaluasi mendalam, tapi kita tidak tergesa-gesa,” kata Yohan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Senin 19 Agustus 2019.
Menurutnya, saat ini perseroan sudah memiliki 12 anak usaha grup inklusi keuangan. Hal ini mampu menunjukkan pertumbuhan organik dan anogranik secara signifikan, bahkan laba bersih anak usaha mampu meningkat tiga kali lipat.
“Prinisipnya kita, Indonesia adalah market potensial dibandingkan dengan negara lain sehingga fokus nomor satu tetap di Indonesia,” tambah Yohan.
Sebelumnya, Bank Mandiri juga sempat menghembuskan isu akan mengakusisi bank di Filipina pada tahun 2017 silam. Namun pihaknya menyebut, kondisi kondisi rasio kredit bermasalah (NPL) miliknya kala itu sedang tidak stabil maka pihaknya menunda rencana tersebut. Namun kali ini nampaknya niat tersebut akan serius. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Pengguna Aplikasi Jago terhubung Bibit-Stockbit tembus 3 juta per Januari 2026, tumbuh 38%… Read More
Poin Penting OJK percepat reformasi pasar modal melalui delapan rencana aksi untuk memperkuat likuiditas, transparansi,… Read More
Poin Penting Asuransi kesehatan penting di tengah gaya hidup sibuk dan biaya medis yang terus… Read More
Poin Penting OJK menegaskan fundamental dan prospek jangka panjang pasar modal Indonesia masih sangat baik,… Read More
Poin Penting BPJS Ketenagakerjaan dan KONI memperluas perlindungan atlet, dengan 265 ribu pelaku olahraga terdaftar… Read More
Poin Penting OJK dan BEI paparkan 8 aksi reformasi pasar modal ke MSCI, dengan fokus… Read More