Jakarta – Bank Mandiri Taspen merampungkan migrasi sistem operasional ke platform New Core Banking System (NCBS). Sistem baru ini telah diimplementasikan di seluruh layanan Bank Mandiri Taspen.
Plt Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Maswar Purnama menyatakan, perubahan sistem core banking ini merupakan bagian dari transformasi digital untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, aman, dan efisien bagi nasabah.
“NCBS merupakan bagian dari komitmen strategis Bank Mandiri Taspen dalam meningkatkan kualitas layanan perbankan bagi seluruh nasabah. Sistem ini menghadirkan layanan yang lebih cepat, efisien, andal, dan aman, sekaligus siap menyambut era digital banking,” kata Maswar, dikutip, Selasa, 19 Agustus 2025.
Baca juga: Bank Mandiri Taspen Perkuat Hubungan ke Nasabah di Momen HUT ke-80 RI
Perubahan core banking ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan infrastruktur IT, memperkuat keamanan data, dan meningkatkan efisiensi operasional perbankan. NCBS dirancang sesuai dengan kebutuhan nasabah, khususnya kalangan senior citizen dan keluarga.
Maswar melanjutkan, migrasi sistem core banking ini menjadi proyek strategis terbesar dalam sejarah Bank Mandiri Taspen. Penerapan NCBS juga menempatkan perseroan sejajar dengan bank-bank besar lain yang sudah lebih dahulu menggunakan sistem serupa.
“Pergantian ini diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan fondasi teknologi, untuk mendorong pertumbuhan yang lebih agresif dan meningkatkan kualitas layanan di masa depan,” imbuhnya.
Direktur IT dan Digital Bank Mandiri Taspen, Widi Nugroho menambahkan, dengan implementasi NCBS, salah satu perubahan signifikannya adalah penggantian jumlah nomor rekening menjadi 10 digit.
Perubahan ini berlaku untuk seluruh produk tabungan, giro dan pinjaman. Namun, nomor rekening lama tetap dapat digunakan untuk menerima dana masuk sampai batas waktu yang ditentukan oleh Bank Mandiri Taspen.
Baca juga: Mandiri Taspen Luncurkan SiMantap Laundry untuk Pensiunan dan UMKM Digital
Sementara itu, untuk transaksi aktif seperti transfer keluar, pembayaran, dan transaksi sehari-hari, nasabah diminta menggunakan nomor rekening baru.
“Untuk informasi nomor rekening baru dapat dilihat langsung melalui aplikasi Movin, atau dicatatkan oleh petugas saat nasabah mengunjungi kantor cabang untuk memperbarui buku tabungan,” jelas Widi.
Di sisi lain, Bank Mandiri Taspen juga memastikan bahwa perubahan ini tidak mengharuskan nasabah mengganti kartu ATM maupun buku tabungan. Buku tabungan lama tetap bisa dipakai, hanya nomor rekening yang diperbarui.
Sementara kartu ATM akan otomatis terhubung dengan nomor rekening baru.
“Proses pembaruan tersebut tidak dikenakan biaya tambahan apa pun,” tegasnya. (*) Ari Astriawan
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More