Analisis

Bank Mandiri Taspen Rampungkan Perubahan Sistem, Layanan Kini Makin Andal

Jakarta – Bank Mandiri Taspen resmi mengumumkan keberhasilan perubahan sistem operasional perbankannya ke platform terbaru, New Core Banking System(NCBS). Langkah ini menjadi bagian dari transformasi digital perseroan untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, aman, dan efisien bagi seluruh nasabah.

Plt Direkur Utama Bank Mandiri Taspen, Maswar Purnama mengatakan system core banking terbaru ini telah digunakan pada seluruh layanan perbankan yang tersedia.

Perubahan sistem ke New Core Banking System (NCBS) ini merupakan bagian dari wujud transformasi digital dan komitmen pelayanan Bank Mandiri Taspen.

“NCBS merupakan bagian dari komitmen strategis Bank Mandiri Taspen dalam meningkatkan kualitas layanan perbankan bagi seluruh nasabah. Sistem ini menghadirkan layanan yang lebih cepat, efisien, andal, dan aman, sekaligus siap menyambut era digital banking,” ujar Maswar, Senin, 18 Agustus 2025.

Baca juga: Bank Mandiri Taspen Perkuat Hubungan ke Nasabah di Momen HUT ke-80 RI

Menurutnya, pembaruan ini bertujuan untuk mengoptimalkan infrastruktur TI, memperkuat keamanan data, dan meningkatkan efisiensi operasional perbankan.

Selain itu, sistem NCBS telah dirancang untuk menjawab kebutuhan nasabah masa kini, terutama kalangan senior citizen dan keluarga.

Maswar menambahkan, perubahan sistem core banking merupakan proyek strategis terbesar dalam perjalanan Bank Mandiri Taspen.

Hal itu menempatkan Bank Mandiri Taspen sejajar dengan bank-bank besar lain yang telah mengadopsi sistem serupa, seperti Bank Mandiri dan BRI.

“Pergantian ini diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan fondasi teknologi, untuk mendorong pertumbuhan yang lebih agresif dan meningkatkan kualitas layanan di masa depan,” tambahnya.

Baca juga: Mandiri Taspen Luncurkan SiMantap Laundry untuk Pensiunan dan UMKM Digital

Nomor Rekening Baru 10 Digit

Dijelaskan oleh Direktur IT dan Digital Bank Mandiri Taspen, Widi Nugroho salah satu perubahan signifikan dari implementasi NCBS adalah penggantian jumlah nomor rekening nasabah menjadi 10 digit.

Perubahan ini berlaku untuk semua produk tabungan dan giro dan pinjaman. Meski demikian, nomor rekening lama tetap dapat digunakan untuk menerima dana masuk sampai batas waktu yang ditentukan oleh Bank.

Sementara untuk transaksi aktif seperti transfer keluar, pembayaran, dan transaksi lainnya, nasabah menggunakan nomor rekening baru.

“Untuk informasi nomor rekening baru dapat dilihat langsung melalui aplikasi Movin, atau dicatatkan oleh petugas saat nasabah mengunjungi kantor cabang untuk memperbarui buku tabungan,” jelas Widi.

Baca juga: Bank Mandiri Taspen Resmi Migrasi Sistem ke NCBS, Apa Saja Keunggulannya?

Bank Mandiri Taspen memastikan nasabah tidak perlu mengganti kartu ATM maupun buku tabungan secara menyeluruh. Buku tabungan lama masih dapat digunakan, hanya perlu diperbarui data nomor rekeningnya.

Sementara itu, kartu ATM lama akan secara otomatis terhubung dengan nomor rekening baru, sehingga nasabah tetap dapat melakukan transaksi tanpa gangguan.

“Proses pembaruan tersebut tidak dikenakan biaya tambahan apapun,” ungkapnya.

Dana Nasabah Tetap Aman dan Layanan Tetap Berjalan

Bank Mandiri Taspen juga menjamin bahwa seluruh dana nasabah tetap aman selama proses transisi.

Transaksi tetap dapat dilakukan melalui seluruh kanal, termasuk ATM, aplikasi Movin (mobile banking Bank Mandiri Taspen), dan jaringan kantor cabang.

Sebagai bentuk dukungan selama masa transisi, Bank Mandiri Taspen juga menyediakan layanan pelanggan melalui Mantap Call di nomor 14024 serta kanal resmi di media sosial dan situs web perusahaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh nasabah atas kepercayaan dan dukungannya selama proses transisi sistem ini. Komitmen ini menjadi semangat kami untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik,” ungkap Widi. (*)

Yulian Saputra

Recent Posts

Bos Danantara Sebut Demutualisasi BEI Buka Pintu Investor Global

Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More

60 mins ago

CIO Danantara Buka Suara soal Demutualisasi BEI dan Potensi Konflik

Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More

2 hours ago

Awarding BTN Housingpreneur Jadi Penutup BTN Expo 2026, Fokus Inovasi Perumahan

Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More

2 hours ago

Digadang Jadi Pjs Dirut BEI, Jeffrey Hendrik Respons Begini

Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More

3 hours ago

Respons Cepat OJK Redam Kekhawatiran Pasar Pascapergantian Pimpinan

Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More

5 hours ago

OJK Beberkan 8 Aksi Percepatan Reformasi Pasar Modal RI, Apa Saja?

Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More

6 hours ago