Jakarta – PT Bank Mandiri Taspen melalukan perjanjian kerja sama dengan PT Heksa Solution Insurance (Heksa) untuk menghadirkan layanan produk bancassurance yang dapat memberikan solusi proteksi bagi nasabah Bank Mandiri Taspen melalui produk Asuransi Jiwa Kredit (AJK).
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Finance, Risk & Operations Bank Mandiri Taspen, Atta Alva Wanggai dan Direktur Sales & Marketing Heksa, Marianto Soemarno. Dengan kerja sama ini, nasabah Bank Mandiri Taspen mendapatkan manfaat berupa pelunasan kredit kepada bank apabila debitur mengalami risiko meninggal dunia.
Direktur Operasional Heksa, Santhy Suarthana dalam keterangannya dikutip 24 Juni 2023 mengatakan, kolaborasi strategis antara Heksa dengan Bank Mandiri Taspen akan memenuhi kebutuhan nasabah Bank Mandiri Taspen dalam perlindungan asuransi dengan cara yang mudah dan aman.
“Kami berharap kemitraan di jalur bancassurance ini dapat menjadi kolaborasi yang kuat dan memberikan banyak manfaat bagi nasabah Bank Mandiri Taspen dalam mempersiapkan rencana masa depannyadepannya,” ujar Santhy.
Hal senada juga disampaikan oleh Atta Alva Wanggai. Menurutnya, memberikan perlindungan merupakan salah satu cara untuk semakin memperkuat kepercayaan nasabah Bank Mandiri Taspen. Berbagai layanan dan produk pun terus tingkatkan untuk melayani para nasabah.
“Salah satunya adalah produk untuk bancassurance yang dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan akan produk asuransi bagi nasabah Bank Mandiri Taspen,” jelasnya.
Lebih lanjut, kata dia, saat ini, ada 3 pilihan Asuransi Jiwa Kredit yang tersedia bagi nasabah Bank Mandiri Taspen, yaitu dengan Heksa Solution Insurance dan 2 pilihan Asuransi Jiwa Kredit lainnya yang sudah ada di Bank Mandiri Taspen.
Adapun sampai dengan akhir Mei 2023 total aset yang dimiliki Bank Mandiri Taspen tercatat Rp55,02 triliun. Saat ini Bank Mandiri Taspen mempunyai jaringan kantor sebanyak 436 jaringan yang tersebar di 34 provinsi dengan dukungan 17 ribu jaringan mesin ATM Bank Mandiri, LINK dan ATM Bersama. (*)
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More