Perbankan

Bank Mandiri Taspen-ASABRI Serahkan UDW dan Manfaat BPPP ke Ahli Waris Wapres Try Sutrisno

Poin Penting

  • Bank Mandiri Taspen dan PT ASABRI menyerahkan UDW dan manfaat BPPP kepada ahli waris Try Sutrisno
  • Manfaat diserahkan kepada istri almarhum, Tuti Sutiawati, di kediaman keluarga
  • Penyaluran manfaat menjadi bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada negara.

Jakarta – Bank Mandiri Taspen dan PT ASABRI menyerahkan Uang Duka Wafat (UDW) berserta manfaat Biaya Pemakaman Peserta Pensiunan (BPPP) kepada ahli waris wakil presiden (Wapres) ke-6, Try Sutrisno.
Penyerahan itu dilakukan kepada istri mediang Try Sutrisno, yakni Tuti Sutiawati di kediaman almarhum, beberapa hari kemarin.

Penyerahan manfaat dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT ASABRI Jeffry Haryadi P. Manullang, didampingi Direktur Hubungan Kelembagaan PT ASABRI Khaidir Abdurrahman, Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Panji Irawan, serta Pejabat Eksekutif Funding (Retail & Network) Bank Mandiri Taspen Rizky Olyvia Nasution.

Penyaluran manfaat menjadi wujud komitmen PT ASABRI dan Bank Mandiri Taspen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para peserta serta keluarga besar prajurit TNI dan anggota Polri, khususnya dalam memastikan penyaluran hak-hak peserta dapat diterima dengan baik oleh ahli waris.

Manajemen Bank Mandiri Taspen dan PT ASABRI menegaskan, penyerahan UDW dan manfaat BPPP juga sekaligus menjadi bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum Try Sutrisno kepada bangsa dan negara.

Baca juga: Tebar Kebaikan Ramadan, Bank Mandiri Region IV Jakarta 2 Gelar Santunan-Khitanan Gratis

Melalui layanan yang diberikan secara cepat dan tepat, PT ASABRI bersama Bank Mandiri Taspen terus berupaya menghadirkan perlindungan serta kepastian manfaat bagi para peserta dan keluarganya.

Sebagai informasi, Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, wafat pada Senin, 9 Maret 2026 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD), Jakarta. Kepergiannya di usia 90 tahun meninggalkan seorang istri dan tujuh anak.

Almarhum lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 15 November 1935. Pada usia 13 tahun, ia bergabung dengan Batalyon Poncowati dan bertugas sebagai kurir di markas tentara di Purwosari, Kediri.
Kemudian, ia melanjutkan pendidikan hingga lulus SMA pada 1956, lalu menempuh pendidikan di Akademi Teknik Angkatan Darat (ATEKAD) Bandung dan lulus pada 1959. Karier militernya perlahan terus menanjak. Ia pernah menjabat Pangdam IV/Sriwijaya dan Pangdam V/Jaya.

Baca juga: Kabar Duka, Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Jakarta

Di Juni 1986, ia diamanatkan sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Setahun kemudian memperoleh pangkat Jenderal. Puncak karier militernya diraih ketika ia ditunjuk sebagai Panglima ABRI pada 27 Februari 1988, menggantikan L. B. Moerdani. Ia menjabat posisi tersebut hingga 18 Februari 1993.

Dalam Sidang Umum MPR 1993, Try Sutrisno diangkat sebagai Wakil Presiden ke-6 RI mendampingi Presiden Soeharto untuk masa jabatan 1993–1998. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Transaksi Emas KTA iB Multiguna Dorong Pertumbuhan Bisnis Syariah Permata Bank

Poin Penting Minat masyarakat terhadap investasi emas meningkat dan turut mendorong pertumbuhan bisnis Unit Usaha… Read More

35 seconds ago

Soal Defisit APBN di Atas 3 Persen, Purbaya Masih Hitung Dampaknya

Poin Penting Purbaya menyatakan pemerintah masih mengkaji kemungkinan pelebaran defisit APBN di atas 3 persen… Read More

2 mins ago

OJK: Pelemahan Rupiah Tak Banyak Berdampak ke Neraca Bank

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menilai pelemahan rupiah minim dampak ke neraca bank, PDN hanya… Read More

30 mins ago

IBM: Kedaulatan Digital Jadi Kunci Masa Depan Ekonomi RI

Poin Penting IBM dorong penguatan kedaulatan digital untuk menjaga daya saing ekonomi Indonesia. Ekonomi digital… Read More

43 mins ago

Investasi Tersendat! Menkeu Purbaya Usut 3 “Bottleneck” Ini

Poin Penting Purbaya mengungkap tiga bottleneck investasi di Indonesia yaitu perizinan impor, proses penerbitan SNI… Read More

59 mins ago

Tembus 7 Juta Pengguna, Ajaib Perkuat Keamanan dan Transparansi

Poin Penting Ajaib telah melampaui 7 juta pengguna dan mayoritas merupakan investor ritel berusia 25–40… Read More

1 hour ago