Gedung Bank Mandiri. (Foto: Dok. Bank Mandiri)
Poin Penting
Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menargetkan penyaluran kredit pada tahun 2026 akan tetap tumbuh positif di atas rata-rata industri perbankan, sejalan dengan arah dan proyeksi dari regulator.
Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Mochamad Rizaldi menjelaskan, pada tahun ini segmen wholesale dan retail akan menjadi pendorong pertumbuhan kredit, melalui pengolahan portfolio mix untuk perluasan ekosistem secara optimal.
“Fokus penyaluran kredit akan diarahkan kepada penguatan pembiayaan usaha produktif, khususnya UMKM dan sektor-sektor nilai tambah dengan memanfaatkan basis nasabah existing, sinergi anak perusahaan, serta penguatan ekosistem bisnis untuk mendorong pertumbuhan yang inklusi dan berkelanjutan,” terang Rizaldi saat paparan kinerja Bank Mandiri 2025, Kamis, 5 Februari 2026.
Baca juga: Kondisi Menantang, Begini Stategi Bisnis Bank Mandiri pada 2026
Rizaldi menyatakan, fokus pembiayaan akan diarahkan kepada sektor-sektor prospektif dan resilien, sesuai dengan loan portfolio guideline perseroan, seperti di sektor perdagangan dan jasa, industri pengolahan manufaktur, serta infrastruktur dan energi.
“Sejalan dengan itu, Bank Mandiri terus memperkuat perekonomian kerakyatan melalui akselerasi UMKM dengan perluasan akses permodalan dan penguatan ekosistem secara selektif, terukur, dan berlandasan prinsip kehati-hatian,” ujar Rizaldi.
Ia menambahkan, seluruh strategi tersebut didukung oleh optimalisasi transformasi digital antara lain melalui Livin’ by Mandiri untuk nasabah retail, Kopra Bank Mandiri untuk nasabah Wholesale, serta Livin’ Merchant bagi pelaku UMKM.
Baca juga: Bank Mandiri Bukukan Laba Rp56,3 Triliun pada 2025
Sebagaimana diketahui, sepanjang 2025, kredit bank only Bank Mandiri mencapai Rp1.497 triliun, atau tumbuh 14,2 persen secara tahunan. Angka tersebut atas rata-rata pertumbuhan industri yang sebesar 9,69 persen yoy.
“Dengan kinerja tersebut, pada tahun 2026, kami memproyeksikan pertumbuhan kredit tetap berada di atas industri, serta sejalan dengan arah dan proyeksi dari regulator,” imbuhnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More
Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More
Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More
Oleh Mahendra Siregar, Pemerhati Geopolitik SAAT ini perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran memasuki minggu… Read More
Poin Penting Prabowo Subianto menyebut pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang hampir 100 persen, dengan warga… Read More
Poin Penting Pelaku menggunakan perangkat ilegal untuk meniru menara BTS, sehingga bisa mengirim SMS phishing… Read More