Categories: News UpdatePerbankan

Bank Mandiri Tak Khawatirkan Utang BUMN Membengkak

Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, mengaku tidak begitu mengkhawatirkan angka Utang Luar Negeri (ULN) dari BUMN yang terus meningkat hingga Agustus 2019 lalu.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, pihaknya tak terlalu khawatir lantaran utang tersebut juga berkontribusi positif untuk aset perbankan miliknya.

“Kami (Bank Mandiri) di BUMN itu 40 persen dari portofolio untuk corporate. Tapi kami tidak terlalu khawatir karena aset sudah jadi,” kata Kartika di Jakarta, Jumat 18 Oktober 2019.

Sebelumnya, Per Februari 2019 saja, aset bank BUMN tercatat sudah mencapai Rp 3.233,02 triliun. Jumlah tersebut mengalami peningkatan 11,87 persen dibandingkan realisasi periode yang sama 2018 sebesar Rp 2.889,89 triliun.

Tiko melanjutkan, nilai aset tersebut juga akan terus meningkat. Hal ini seiring dengan semakin banyaknya aset produktif BUMN. “Kita ditugaskan advice di BUMN tinggi untuk menjual asetnya untuk Trans Jawa dan lainnya, aset-aset kan produktif ini,” jelasnya.

Sebagai informasi, ULN swasta sejak Januari hingga Agsutus 2019 mencapai US$197,21 miliar atau sekitar Rp2.788,5 triliun (kurs Rp 14.140 per US$). Dari jumlah tersebut, ULN BUMN mencapai US$51,07 miliar, angka ini meningkat 40,03 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$36,47 miliar.

Secara rinci, ULN BUMN tersebut terdiri dari lembaga keuangan BUMN sebesar US$7,59 miliar, lembaga keuangan bukan bank sebesar US$3,97 miliar, dan BUMN bukan lembaga keuangan sebesar US$39,51 miliar. Adapun ULN lembaga keuangan BUMN yang sebesar US$ 7,59 miliar per Agustus 2019 tersebut, naik 26,28 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar US$6,01 miliar. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

35 mins ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

2 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

2 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

3 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

3 hours ago

IHSG Ditutup Anjlok 1,37 Persen ke Level 8.280

Poin Penting IHSG ditutup anjlok 1,37 persen ke 8.280,83 pada 24 Februari 2026, didorong koreksi… Read More

3 hours ago