Perbankan

Bank Mandiri Sudah Salurkan Rp4,7 Triliun Program Bantuan Pendidikan

Jakarta – Komitmen Bank Mandiri dalam penyaluran bantuan yang dicanangkan oleh Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, serta Kementerian Pertanian terus dilakukan. Bantuan tersebut disalurkan melalui program bantuan pendidikan dan penyaluran pupuk bersubsidi melalui Kartu Tani.

Menurut keterangan Bank Mandiri dikutip 28 Juli 2023, tercatat hingga 30 Juni 2023, Bank Mandiri telah menyalurkan Rp4,7 triliun untuk Program Bantuan Pendidikan dengan sasaran 1,5 Juta penerima. Sementara itu, untuk penyaluran pupuk bersubsidi melalui Kartu Tani tercatat 2,1 Juta kartu tercetak dengan jumlah penebusan sebesar 238 ribu ton atau senilai Rp540 miliar. Angka penyaluran ini meningkat sebesar 31% dari tahun sebelumnya.

Program Kartu Tani merupakan program yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian RI dan bertujuan untuk menyalurkan pupuk bersubsidi kepada Petani sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah, sehingga pemberian subsidi pupuk menjadi lebih tepat sasaran. Wilayah program Kartu Tani oleh Bank Mandiri mencakup Provinsi Jawa Barat (kecuali Kabupaten Garut dan Tasikmalaya) dan 5 (lima) provinsi di Pulau Sumatera.

Baca juga: Optimalkan Kolaborasi, Bank Mandiri Tangkap Potensi Ekosistem Pendidikan

Penyaluran bantuan pendidikan yang dilakukan oleh Bank Mandiri dilakukan hingga ke pelosok negeri seperti Fak-Fak, Nunukan, Natuna, Kepulauan Banggai dan daerah pelosok lainnya. Terdapat lebih dari 50 jenis bantuan Pendidikan yang disalurkan melalui Bank Mandiri antara lain Program Indonesia Pintar (PIP), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Tunjangan Insentif Guru, Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) dan aneka bantuan lainnya.

Bank Mandiri terus berupaya mendukung program pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat, termasuk dalam penyaluran Bantuan Pendidikan dan penebusan pupuk bersubsidi melalui Kartu Tani. Keterlibatan Bank Mandiri dalam penyaluran sebagai fungsi agent of development dalam berkontribusi pembangunan ekonomi. 

Sedangkan untuk proses penyaluran di Bank Mandiri dilakukan secara face to face. Hal ini bertujuan agar tepat sasaran dan tepat guna. Bank Mandiri melakukan pencairan dana secara tunai dan non tunai melalui channel Bank Mandiri. Selain itu, Bank Mandiri terus berkoordinasi dengan Kementerian Pusat maupun Daerah sehingga proses penyaluran tepat waktu. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More

3 hours ago

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Ini Alasannya

Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

4 hours ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

6 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

7 hours ago

Macet Mudik Tak Terhindarkan karena Transaksi Tol, Ini Solusinya

Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More

8 hours ago