News Update

Bank Mandiri Siapkan Cashback Hingga 75% di Ratusan Gerai Kopi

Jakarta  – Selaras dengan perkembangan digital, Bank Mandiri terus mengembangkan akses pembayaran non-tunai untuk kemudahan dan kenyamanan transaksi nasabah di masa pandemi. Kali ini Bank Mandiri menggandeng ratusan gerai kopi di seluruh Indonesia untuk mengembangkan akses pembayaran dengan metode scan kode QRIS di aplikasi mobile banking Livin’ by Mandiri.

Dalam program ini, ratusan gerai kopi yang bekerjasama dengan Bank Mandiri dan sudah menggunakan QRIS sebagai alat penerima pembayaran memberikan promo cashback 50% dengan minimal transaksi Rp 20.000. Khusus untuk tanggal 1 – 3 Juli 2021 kita berikan cashback special 75% sebagai perwujudan Bank Mandiri mendukung sosialisasi pembayaran cashless yang sangat cocok di masa pandemi.

Promo cashback 50% akan berlangsung mulai 4 Juli – 30 September 2021 setiap hari. Cashback akan diterima dalam bentuk saldo yang dikreditkan ke rekening nasabah Livin’ by Mandiri. Selain itu ada juga promo hemat hingga 50% dengan fiestapoin yang berlangsung hingga Desember 2021.

Menurut SEVP Micro and Consumer Finance Bank Mandiri, Josephus K. Triprakoso, cara pembayaran menggunakan QRIS ini sangat mudah, cepat dan aman. Harapannya, metode pembayaran ini dapat semakin digemari dan menjadi pilihan utama bertransaksi di masa pandemi.

“Seiring dengan keinginan Bank Mandiri menjadi mitra finansial utama pilihan nasabah, kami akan terus menambah jumlah akseptasi pembayaran menggunakan Livin’ By Mandiri untuk memperluas ekosistem pembayaran cashless bagi masyarakat, khususnya menggunakan QRIS,” kata Josephus melalui video conference di Jakarta, Kamis 1 Juli 2021.

Tercatat, hingga akhir Mei 2021 mitra merchant yang dapat melayani berbagai transaksi non tunai Bank Mandiri terus bertambah hingga mencapai lebih dari 800 ribu merchant EDC fisik, QR Statis dan e-commerce/online. Merchant-merchant tersebut berasal dari berbagai sektor ekonomi, seperti makanan dan minuman, fesyen, perdagangan grosir, pariwisata, supermarket atau department store, dan  merchant ritel maupun online lainnya.

Dari jumlah merchant tersebut, total frekuensi transaksi finansial melalui scan kode QR yang dibukukan per Mei 2021 telah menembus 1,4 juta transaksi dengan nilai volume lebih dari Rp100 miliar meningkat lebih dari 170 % dari periode yang sama tahun lalu atau year on year (YoY).

“Untuk terus memperluas interaksi dan transaksi finansial nasabah, kami juga secara periodik akan melakukan program promosi sejenis yang menarik, kali ini kami menggandeng lebih dari 100 gerai kopi di seluruh Indonesia,” pungkas Josephus.

Dia juga menambahkan, promo di gerai kopi ini juga berlaku untuk pembayaran Mandiri Debit dan Kartu Kredit dengan tukar Fiestapoin. Nasabah dapat menikmati potongan hingga 50% dengan Fiestapoin untuk minimal transaksi mulai dari Rp50.000 dengan maksimal diskon hingga Rp150.000.

Suheriadi

Recent Posts

Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More

13 hours ago

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Ini Alasannya

Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More

13 hours ago

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

13 hours ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

16 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

17 hours ago

Macet Mudik Tak Terhindarkan karena Transaksi Tol, Ini Solusinya

Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More

18 hours ago