Jakarta – Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan resmi merilis uang pecahan baru dengan nominal Rp75.000. Uang baru ini dirilis sebagai peringatan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75.
Bank Mandiri telah mendaftarkan 408 kantor cabangnya kepada Bank Indonesia sebagai lokasi pengambilan uang emisi khusus tersebut. Nantinya, masyarakat dapat datang ke kantor cabang dan menukarkan uangnya dengan uang bernominal Rp75.000 tersebut.
Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan menyampaikan, bahwa perbankan berperan untuk membantu BI dalam mengedarkan uang emisi khusus tersebut. Perbankan akan melayani penukaran masyarakat mulai periode 1 Oktober 2020 sampai dengan selesai. Nantinya, perbankan akan melayani nasabah yang melakukan penukaran berdasarkan pada data dari BI terutama pilihan Cabang Perbankan yang dipilih masyarakat pada saat pemesanan via portal https://pintar.bi.go.id.
“Syarat masyarakat mengambil pemesanan uang ini adalah bukti pemesanan dan membawa KTP asli. Jika tidak bisa hadir dapat diwakilkan dengan membawa surat kuasa bermaterai dan penerima kuasa membawa KTP asli,” ujar Rully seperti dikutip di Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2020.
Selain Bank Mandiri, Bank Indonesia juga telah menunjuk lima bank umum untuk melayani penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI pada periode pemesanan dan penukaran tahap 2 yaitu pada 1 Oktober 2020. Lima bank umum tersebut yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, dan CIMB Niaga.
Bank Indonesia menjelaskan, alasan penunjukkan lima bank umum tersebut adalah jaringan kantor cabang yang luas yang tersedia di seluruh wilayah Indonesia. Dengan banyaknya kantor cabang, lima bank ini diharapkan dapat memperluas jangkauan distribusi layanan penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI kepada masyarakat.
Sebagai informasi per 31 Maret 2020, Bank Mandiri telah memiliki 2.582 kantor cabang dalam negeri terdiri dari 84 kantor area, 1.360 kantor cabang, 1.000 kantor Mandiri Mitra Usaha, dan 138 kantor kas. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More