Dengan tingginya populasi pengguna sepeda motor, tentunya akan menjadi surga bagi bisnis pembiayaan Mandiri Tunas Finance nantinya.
Namun hingga saat ini Rohan mengaku, prosesnya masih dalam tahap pembicaraan. Meski begitu Bank Mandiri optimistis proses akuisisi tersebut bakal terealisasi di tahun ini.
(Baca juga: OJK Dorong Perbankan Bentuk Digital Branch)
“Tiga negara itu pasar kreditnya mirip dengan di Indonesia, sama-sama mengandalkan konsumsi. Kita akan masuk sesuai dengan fokus bisnis kita,” tambahnya.
Untuk porsi saham sendiri, Rohan menuturkan pihaknya ingin menjadi pemegang saham mayoritas. Namun perlu dicermati pula, Vietnam merupakan negara sosialis yang tentunya memiliki regulasi yang cukup berbeda dengan negara yang menganut sistem pemerintahan republik. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More
Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More
Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wamenkeu untuk sisa masa jabatan 2024–2029 melalui Keppres… Read More