Mandiri Bidik Pertumbuhan Transaksi e-Commerce 30%
Jakarta – PT Bank Mandiri Tbk menyatakan siap membantu penyaluran kredit dana pemerintah ke sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar menjelaskan, Bank Mandiri tetap akan membantu penyaluran kredit di sektor UMKM, meskipun umumnya fokus ke sektor korporasi.
“Kami akan masuk di sektor-sektor tertentu yang kami rasa kami siap. Sebagai contoh, kami bidangnya lebih banyak di korporasi, tapi bukan berarti kami tidak masuk di mikro juga dan beberapa koperasi, kami juga bantu pembiayaannya,” ujar Royke di Jakarta beberapa waktu lalu.
Menurutnya, sepanjang memang situasi ekonomi ini mulai ada kelonggaran melalui transisi PSBB maka perusahaan siap untuk melakukan ekspansi kredit hingga ke UMKM sekalipun.
Selain itu, Royke melihat, pelonggaran pembatasan sosial dari beberapa pemerintah daerah (pemda) dapat menjadi pemicu penyaluran kredit Bank Mandiri. Tentunya, penyaluran kredit tetap harus dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ada.
“Itu akan menjadi trigger juga, membantu kami melakukan penetrasi yang lebih dalam lagi kedepan. Di sektor perdagangan, hotel, dan segala macam mungkin jadi prioritas kami,” pungkasnya.
“Karena ini juga penting bahwa namanya kesehatan itu nomor satu. Jadi, tetap kami akan melihat apa protokol kesehatan itu harus dijaga dalam konteks ekspansi. Pelonggaran dari kepala daerah men-trigger kami untuk penetrasi ke depan. Perdagangan dan hotel menjadi prioritas kami,” pungkasnya. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More