Perbankan

Bank Mandiri Sabet Indonesia’s Best Corporate, Investment & Wholesale Bank 2025

Poin Penting

  • Bank Mandiri meraih penghargaan Indonesia’s Best Corporate, Investment and Wholesale Bank 2025 dari The Asian Banker berkat kinerja kuat dan solusi perbankan komprehensif bagi segmen korporasi.
  • Kredit segmen Corporate tumbuh signifikan, mencapai lebih dari Rp557 triliun dan ditopang sektor unggulan seperti pertambangan, perkebunan, dan infrastruktur serta ditunjang NPL yang tetap rendah di 0,38%.
  • Transformasi digital melalui Kopra by Mandiri memperkuat layanan wholesale banking dengan hampir 300 ribu perusahaan terdaftar dan volume transaksi Rp26.000 triliun pada kuartal III 2025.

Jakarta – Bank Mandiri meraih penghargaan prestisius Indonesia’s Best Corporate, Investment and Wholesale Bank 2025 dari The Asian Banker (TAB) Global dalam ajang World’s 100 Best Corporate, Investment and Wholesale Banks Ranking 2025 di Frankfurt, Jerman.

Penghargaan tersebut diberikan atas keunggulan Bank Mandiri sebagai salah satu institusi keuangan dunia yang memberikan solusi perbankan komprehensif bagi nasabah korporasi dan institusi.

Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri, Ari Rizaldi mengungkapkan bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan global atas komitmen dan sinergi Bank Mandiri dalam menghadirkan solusi finansial terbaik bagi dunia usaha.

Selain itu, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Bank Mandiri mampu menjalankan peran strategisnya tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dan dunia usaha dalam mengakselerasi pembangunan nasional.

“Kami berkomitmen terus menghadirkan inovasi dan layanan terbaik untuk mendorong transformasi ekonomi yang inklusif dan berdaya saing,” ungkap Ari, seperti dikutip, Senin, 1 Desember 2025.

Baca juga: Dominasi Transaksi Digital, Bank Mandiri Dinobatkan sebagai Indonesia’s Best Transaction Bank 2025

Ia menambahkan, Bank Mandiri berkomitmen mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan melalui layanan perbankan yang modern, inklusif, dan berbasis teknologi.

Konkretnya, bank berlogo pita emas itu terus mendukung pertumbuhan sektor riil dan investasi di tanah air.

Pertumbuhan Kredit dan Sektor Unggulan

Hingga September 2025, penyaluran kredit Bank Mandiri ke segmen Corporate mencapai lebih dari Rp557 triliun, tumbuh 12 persen year-on-year (YoY). Kontribusi segmen Corporate mencapai 32 persen dari total kredit bank bersandi saham BMRI.

Baca juga: Bank Mandiri Borong 8 Penghargaan Internasional Berkat Inovasi Digital

Sementara itu, Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, M. Rizaldi menyatakan pertumbuhan ini didukung oleh tiga sektor unggulan, yakni jasa pertambangan sebesar Rp86 triliun, perkebunan Rp69 triliun, dan infrastruktur jalan Rp45 triliun.

Ketiga sektor itu menjadi pilar penting dalam memperkuat struktur industri nasional.

“Lebih jauh, porsi kredit investasi mencapai lebih dari Rp254 triliun, melesat 42 persen YoY per September 2025, menegaskan peran Bank Mandiri sebagai penggerak perekonomian nasional melalui dukungan pembiayaan jangka panjang,” ujarnya, seperti dikutip, Senin, 1 Desember 2025.

Kinerja Keuangan Solid dan Risiko Terjaga

Rizaldi juga memaparkan bahwa pengelolaan dana pihak ketiga (DPK) segmen korporasi mencapai Rp324 triliun, dengan komposisi CASA 81 persen atau lebih dari Rp262 triliun per September 2025.

“Selain itu, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) segmen corporate tetap terjaga di level rendah 0,38 persen. Pencapaian itu disertai cost of credit yang menurun menjadi 0,07%, menandakan fundamental bisnis korporasi Bank Mandiri yang semakin kuat dan efisien,” tambahnya.

Baca juga: Bank Mandiri Akselerasi KUR dan Penguatan Komoditas Daerah Kalbar

Dari sisi profitabilitas, segmen corporate mencatat pendapatan bunga (interest income) sebesar Rp27 triliun atau tumbuh 10 persen.

Sehingga, net interest income dari segmen ini mencapai Rp10 triliun yang berkontribusi 36 persen terhadap laba konsolidasi Bank Mandiri. Hal ini menunjukkan kemampuan perseroan dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan manajemen risiko yang sehat.

Transformasi Digital melalui Kopra by Mandiri

Di sisi lain, dalam mendukung segmen korporasi dan institusi, Bank Mandiri mengandalkan Kopra by Mandiri sebagai ekosistem digital terpadu yang mengintegrasikan cash management, trade finance, dan value chain solutions dalam satu portal.

Hingga September 2025, platform ini telah mencatat hampir 300 ribu perusahaan terdaftar atau meningkat 33 persen secara tahunan.

Selama kuartal III 2025, Kopra by Mandiri mencatat volume transaksi sebesar Rp26.000 triliun, tumbuh 22 persen, dengan frekuensi transaksi mencapai 1,5 juta atau naik 19 persen.

Keberhasilan ini memperkuat posisi Kopra sebagai tulang punggung digitalisasi layanan wholesale banking Bank Mandiri, yang sejalan dengan visi pemerintah dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi industri nasional.

Lebih jauh, pencapaian ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam agenda memperkuat kemandirian ekonomi nasional, mengakselerasi pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan daya saing sektor keuangan nasional.

Melalui sinergi antara inovasi digital dan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, Bank Mandiri terus menjadi katalis dalam mewujudkan visi Indonesia yang maju dan berdaya saing global. (*) Ayu Utami

Yulian Saputra

Recent Posts

Perjanjian RI-AS Dinilai Merugikan, Celios Layangkan 21 Poin Keberatan ke Prabowo

Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More

6 hours ago

BSI Bidik 1 Juta Nasabah dari Produk Tabungan Umrah

Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More

7 hours ago

OJK Serahkan 3 Tersangka Dugaan Tindak Pidana di BPR Panca Dana ke Kejaksaan

Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More

10 hours ago

BSI Tabungan Umrah Jadi Solusi Alternatif Menunggu Haji

Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More

11 hours ago

Bos OJK: Banyak Pejabat Internal Ikut Seleksi Dewan Komisioner

Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More

11 hours ago

ShopeePay Unggul di Peta Persaingan Dompet Digital 2026 Versi Ipsos

Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More

11 hours ago