Categories: News UpdatePerbankan

Bank Mandiri Revisi Kebawah Target Pertumbuhan Kredit jadi 9%

Jakarta – Di tengah perlambatan ekonomi global, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) mengaku merevisi kebawah target pertumbuhan kredit miliknya pada tahun ini diangka 9%.

Hal teesebut disampaikan Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri, Hery Gunardi saat menghadiri paparan kinerja Bank Mandiri di Plaza Mandiri. Dirinya menyebut, targer 9% memang lebih rendah dibandingkan target sebelumnya yang mencapai 13%.

“Karena ada dinamika pasar juga, kemungkinan besar single digit, tapi kita upayakan di level 8-9 persen,” kata Hery di Jakarta, Senin 28 Oktober 2019.

Menurutnya, pihaknya terus mengantisipasi beberapa segmen kredit yang tinggi risikonya salah satunya sektor komersial. Hal tersebut tentunya membuat perbaikan kualitas kredit hingga September 2019, dimana rasio NPL gross turun 48 bps menjadi hanya 2,53% dibandingkan September tahun lalu.

“Kita shifting, risiko kita geser dari pertumbuhan yang berisiko tinggi di komersial ke personal loan,” tambah Hery.

Sebagai informasi, hingga kuartal III-2019 penyaluran Kredit Konsolidasi Bank Mandiri mampu tumbuh 11,5% (YoY) atau mencapai Rp806,8 triliun pada September 2019. Penyaluran kredit tersebut ditopang oleh dua segmen utama yakni Corporate dan Retail terutama kredit Mikro dan Consumer.

Kredit di segmen korporasi mencapai ending balance Rp301,8 triliun atau tumbuh rata-rata 5,72% (YoY). Sementara pada segmen Mikro, ending balance penyaluran kredit mencapai Rp116,4 triliun, tumbuh rata-rata 19,4% (YoY), sementara pada segmen Consumer mencapai ending balance Rp 88,5 triliun atau tumbuh 4,1% (YoY).

Suheriadi

Recent Posts

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

1 hour ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

4 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

10 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

11 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

11 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

13 hours ago