News Update

Bank Mandiri Raih Predikat Industry Leader BUMN Di BPEA 2020

Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk meraih predikat terbaik atau industry leader BUMN untuk BUMN Performance Excellence Award (BPEA) 2020 dari Forum Ekselen BUMN (FEB). Kinerja kinclong bank besutan Royke Tumilaar memang terus tumbuh positif hingga akhir tahun 2019.

Bank Mandiri tercatat meraih total score untuk Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) sebesar 679,5 di tahun 2019.

Sekertaris Umum FEB Firmanto Purdhy menjelaskan, BPEA merupakan ajang penganugerahan penghargaan, berupa piagam serta trophy, kepada BUMN yang telah bekerja keras membangun daya saing melalui integrasi berbagai sistem manajemen hingga mencapai kinerja ekselen tertentu.

“Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) BUMN merupakan salah satu strategi inisiatif Kementerian BUMN melalui perbaikan dan peningkatan kinerja secara kesisteman dan berkelanjutan menuju kinerja kelas dunia,” kata Firmanto di Jakarta, Rabu 4 Maret 2020.

Dirinya menambahkan, semangat membangun daya saing gobal ini, akan terus dipelihara dan ditingkatkan, terlebih ditengah situasi ekonomi dan persaingan global yang semakin ketat serta penuh ketidakpastian.

Setelah perusahaan menerapkan model bisnis ekselen berbasis KPKU, kemudian dilakukan asesmen oleh tim asesor yang terdiri dari 5-7 orang asesor terlatih, untuk mengetahui posisi daya saing perusahaan berdasarkan kinerja tahun asesmen tersebut.

Konsep KPKU diadopsi dan diadaptasi dari MBCfPE (Malcolm Baldrige Criteria Performance Excellence), yaitu Kerangka Kerja Bisnis Ekselen (Business Excellence Framework) yang mengacu pada Global Best Practise dari perusahaan terbaik kelas dunia. Konsep ini dikembangkan dan dikelola oleh National Institute of Standards & Technology (NIST), Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan telah diadopsi oleh berbagai negara di dunia.

KPKU membagi Excellence Level dalam 8 (delapan) band, mulai dari terendah yaitu 1) Early Development (ED), (2) Early Result (ER), (3) Early Improvement (EI), (4) Good Performance (GP), (5) Emerging Industry Leader (EIL), (6) Industry Leader (IL), (7) Benchmark Leader (BM), dan tertinggi (8) World Class (WC).

BPEA tahun 2020 memberikan penghargaan kepada BUMN yang dinilai memiliki Excellence Level Band minimal Good Performance (GP). Penghargaan BPEA ini, diberikan atas pencapaian tingkat kinerja ekselen (Excellence Level) perusahaan yang mengacu pada Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) yang telah ditetapkan oleh Kementerian BUMN sejak 2012.

Sebagai informasi Bank Mandiri di sepanjang tahun 2019 berhasil membukukan laba bersih Rp27,5 triliun, atau tercatat tumbuh 9,9% bila dibandingkan dengan realisasi di tahun 2018.

Tercatat, kesembilan Peraih Predikat Industry Leader BUMN pada Performance Excellence Award 2020 adalah:

1. PT Jasa Marga (Persero) Tbk
2. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero)Tbk
3. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
4. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
5. PT Angkasa Pura II (Persero)
6. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
7. PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk
8. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
9. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

BSN Fokus Dorong Ekosistem Perumahan Syariah, Developer Jadi Mitra Kunci Pertumbuhan

Poin Penting BSN menggelar Developer Gathering 2026 di empat kota sebagai langkah strategis menjadikan developer… Read More

3 hours ago

BCA Insurance Luncurkan Aplikasi BIG, Bidik 20 Ribu Pengguna di 2026

Poin Penting BCA Insurance luncurkan BIG (BCA Insurance Guard) sebagai aplikasi mobile untuk mempermudah nasabah… Read More

3 hours ago

Intip Kinerja Bisnis Emas BSI Setelah Berstatus Bullion Bank

Poin Penting Dalam waktu kurang dari setahun sebagai bank emas, total nasabah bisnis emas BSI… Read More

3 hours ago

BCA Digital Perluas Penyaluran Kredit Ritel Lewat bluExtraCash

Poin Penting Sepanjang 2025, BCA Digital menyalurkan kredit Rp8,6 triliun atau tumbuh 38 persen secara… Read More

3 hours ago

Pasar Saham Tertekan, Begini Jurus Investasi Aman di Tengah Koreksi IHSG

Poin Penting IHSG sempat turun tajam hingga 7.654 dan memicu trading halt dua kali akibat… Read More

8 hours ago

Meski Daya Beli Melemah, Amartha Yakin Prospek Pembiayaan UMKM 2026 Tetap Moncer

Poin Penting Amartha optimistis pembiayaan UMKM, khususnya segmen ultra mikro, tetap tumbuh karena kebutuhan modal… Read More

8 hours ago