Jakarta – Bank Mandiri berkomitmen mendukung Kementerian dan Lembaga Negara dalam pelaksanaan tugasnya. Dukungan tersebut berbentuk produk dan layanan transaksional perbankan untuk meningkatkan kemudahan transaksi dan pengelolaan keuangan serta pengembangan SDM di Kementerian Sekretariat Negara.
Adapun MoU kerja sama ini ditandatangani oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Ibu Nanik Purwanti dan Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Rohan Hafas.
Menurut Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, sinergi ini merupakan realisasi keinginan perseroan untuk memberikan nilai tambah yang signifikan kepada stakeholder, terutama di masa pandemi. Tak hanya itu, sinergi diharapkan juga dapat menyatukan persepsi dalam mendukung program-program pemerintah.
“Sebagai salah satu bank BUMN, Bank Mandiri terus mengembangkan layanan dan produk perbankan berbasis digital agar berbagai transaksi keuangan dapat dilakukan secara cepat, aman dan transparan sesuai kebutuhan nasabah, termasuk Kementerian dan Lembaga Negara,” jelas Darmawan pada keterangannya, Kamis, 15 Juli 2021.
Sebagai tindak lanjut dari kerjasama tersebut, dia mengungkapkan, bahwa pihaknya akan langsung berkoordinasi secara teknis dengan unit kerja terkait dukungan dan layanan finansial yang dibutuhkan.
Tak hanya dalam hal pengelolaan keuangan pada kerja sama kali ini, Bank Mandiri dan Kementerian Sekretariat Negara juga akan saling bertukar informasi dan pengalaman dalam pengelolaan SDM sehingga dapat menghasilkan SDM yang lebih berkualitas dan mampu memahami permasalahan secara komprehensif.
“Kerja sama kali ini juga terkait dengan transformasi kelembagaan dan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan Kemensetneg termasuk di dalamnya akselerasi inovasi dan pengembangan yayasan serta koperasi,” kata Darmawan. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More