Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, optimis ekonomi nasional akan kembali pulih pada tahun 2021 dengan kisaran pertumbuhan 4,43% (YoY).
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, proyeksi pertumbuhan ekonomi itu lebih tinggi jika dibandingkan dengan proyeksi pertumbuhan tahun 2020 di kisaran minus 1,77%.
“Ekonomi kami perkirakan pulih tahun ini, dengan pertumbuhan 4,43%,” ujar Darmawan dalam Mandiri Investment Forum secara virtual, Rabu 3 Febuari 2021.
Menurutnya, perekonomian akan didorong oleh sektor investasi dimana laju investasi di dalam negeri diperkirakan tumbuh 4% jika dibandingkan dengan tahun 2020 lalu.
Darmawan juga mengatakan, pertumbuhan investasi akan berasal dari berbagai sektor, mulai dari surat berharga negara (SBN), pasar modal, hingga investasi langsung (direct investment).
Sebagai informasi saja, sebelumnya pandemi telah memukul pertumbuhan ekonomi RI hingga sedalam -5,32% di Kuartal II-2020, sementara itu pada kuartal III-2020 ekonomi nasional sudah mulai membaik di angka -3,49%. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More