Ilustrasi: Aplikasi Livin by Mandiri. (foto istimewa)
Jakarta – Bank Mandiri terus berinovasi dalam memberikan kemudahan bagi nasabah melalui peluncuran fitur terbaru di beyond super app Livin’ by Mandiri. Sekarang, Bank Mandiri menghadirkan solusi kepemilikan rumah bagi nasabah lewat fitur Livin’ KPR, yang memungkinkan nasabah mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan lebih mudah dan cepat dalam satu aplikasi.
“Berbagai tantangan seperti menghadapi kesulitan dalam memenuhi persyaratan kredit rumah, terutama dengan biaya bunga yang tinggi dan proses pengajuan yang rumit, menjadi alasan banyak orang menunda keinginan memiliki rumah bahkan belum menjadikan tempat tinggal sebagai investasi utama untuk jangka panjang. Fitur Livin’ KPR ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kami dalam memberikan nilai tambah bagi nasabah,” ungkap Direktur Jaringan dan Retail Banking Bank Mandiri Aquarius Rudianto dalam keterangan resminya, Kamis, 4 Juli 2024.
Aquarius menambahkan, fitur Livin’ KPR hadir sebagai solusi inovatif untuk merampingkan proses pembiayaan KPR menjadi lebih seamless, dengan memastikan proses pengajuan KPR yang cepat dan efisien.
Baca juga: Bank Mandiri Tawarkan KPR Hijau di NavaPark BSD, Cek Promo Menariknya Di sini
Mulai dari pilihan properti yang variatif, suku bunga yang kompetitif, diskon biaya provisi, hingga formulir pengajuan dan proses KPR yang mudah dan simpel, menjadi keuntungan-keuntungan yang dapat dinikmati nasabah Bank Mandiri dengan Livin’ KPR.
Tidak hanya itu, Livin’ KPR memudahkan nasabah menemukan properti berdasarkan preferensi harga dan fasilitas umum di sekitarnya, serta menjelajahi setiap sudut properti seakan-akan sedang berada di lokasi secara langsung dengan pengalaman Virtual Tour 360°. Livin’ KPR juga menawarkan fleksibilitas bagi nasabah dalam merencanakan keuangan secara akurat dengan fitur Simulasi Angsuran, serta Tracking KPR yang memungkinkan nasabah memantau secara real-time status aplikasi KPR mereka.
“Kami percaya bahwa memiliki rumah impian bukan hanya sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga bukti dari kecerdasan finansial dan keteguhan hati dalam mencapai tujuan hidup. Dengan Livin’ KPR, impian tersebut dapat diwujudkan lebih cepat!,” imbuh Aquarius.
Bank Mandiri berharap fitur Livin’ KPR mampu memudahkan lebih banyak individu untuk memiliki rumah impian mereka, menciptakan masa depan yang lebih bermakna di mana kepemilikan rumah dapat tercapai oleh semua orang.
Dengan hadirnya fitur Livin’ KPR diharapkan dapat mengoptimalkan akuisisi KPR dan tentunya terus meningkatkan portfolio Mandiri KPR di tahun 2024. Saat ini, pencairan KPR Bank Mandiri telah meningkat sebesar 31,4 persen secara year on year (yoy).
Selain itu, guna memastikan nasabah mendapatkan pengalaman transaksi yang seamless, Livin’ by Mandiri menyederhanakan proses pembayaran tagihan melalui fitur “Bayar”. Nasabah cukup menyalin nomor Virtual Account (VA) tanpa perlu mencari kode biller. Melalui fitur ini, nasabah juga dapat memilih tiga sumber dana, yaitu Tabungan, Kartu Kredit, atau Livin’ Paylater.
Baca juga: Harga Properti Residensial Naik 1,74 Persen, Ini Penyebabnya
Tak ketinggalan, Livin’ by Mandiri juga menyajikan dukungan penuh terhadap produk Mandiri e-Money. Tidak hanya top up tanpa adanya biaya transaksi, nasabah kini juga dapat mengecek semua riwayat transaksi e-Money. Nasabah tidak perlu mengumpulkan bukti pembayaran tol maupun parkir karena semua transaksi terekam secara otomatis dan bisa diakses kapan saja melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.
Sebagai tambahan informasi, sampai dengan bulan Mei 2024, tercatat pengguna aplikasi Livin’ by Mandiri telah menembus 25,4 juta, naik 37 persen yoy. Dari jumlah tersebut, total nilai transaksi Livin’ by Mandiri telah mencapai Rp1.552 triliun dengan volume transaksi 1,45 miliar transaksi. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More