Mandiri Bidik Pertumbuhan Transaksi e-Commerce 30%
Jakarta — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) tidak terpapar kerugian atas pemadaman listrik yang berlangsung 6 hingga 12 jam di seluruh wilayah Jabodetabek dan sebagian Jawa Barat.
Walau begitu, Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri, Hery Gunardi mengaku akan terus melakukan mitigasi risiko bilamana kejadian tersebut terjadi kembali dalam beberapa waktu ke depan.
“Tidak ada kekacauan, karena kita punya genset yang cukup me-cover. Enggak ada kerugian, enggak ada, aman,” kata Hery ketika ditemui di Hotel Ritz-Calton Jakarta, Senin Malam, 5 Agustus 2019.
Menurutnya, miigasi yang dilakukan dengan cara melakukan pengecekan ketersedian genset yang tersedia diseluruh kantor cabang dan juga gedung yang terdapat kantor Bank Mandiri.
“Mitigasinya kami minta ke semua business unit untuk memastikan. Ngecek lagi gensetnya, ngecek lagi UPS-nya, ngecek lagi AC-nya, kalau mesin kan harus dingin. Itu sudah dilakukan kemarin, semua berjalan baik,” jelas Hery.
Walau begitu, dirinya meyakini seluruh sistem jaringan ATM dan kantor cabang Bank Mandiri saat ini sudah berjalan dengan normal 100 persen.
Sebelumnya, pada Minggu (4/8) siang, telah terjadi pemadaman listrik (black out) di wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Pemadaman yang terjadi akibat Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya mengalami trip, sementara Gas Turbin 7 saat ini dalam posisi mati (Off). Selain itu Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon juga mengalami gangguan atau trip.
Namun PLN sudah mulai mulai me-recovery gangguan tersebut sejak Minggu sore (4/8) pukul 17:30 WIB dan keadaan kondisi pemadaman sudah berangsur-angsur pulih. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More