News Update

Bank Mandiri Layani Transaksi Pembayaran Grab

Jakarta–PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, menjalin kerja sama dengan platform layanan pemesanan kendaraan terkemuka di Asia Tenggara, Grab, untuk mengintegrasikan layanan Mandiri e-Cash ke dalam aplikasi serta layanan Grab, baik yang digunakan oleh penumpang maupun mitra pengemudi.

Direktur Digital Banking and Technology Bank Mandiri Rico Usthavia Frans mengatakan, lewat kerja sama ini, diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan penumpang dalam bertransaksi dan memudahkan mitra pengemudi dalam pekerjaan mereka maupun pencairan dana sehingga dapat semakin produktif.

Menurut Rico, dengan adanya kerja sama tersebut, kini para penumpang Grab akan dapat membayar biaya perjalanan dengan memanfaatkan Mandiri e-Cash langsung dari aplikasi Grab. Penumpang Grab tidak perlu memiliki rekening bank untuk dapat menikmati layanan Mandiri e-Cash.

Sedangkan bagi mitra pengemudi Grab akan dapat memanfaatkan akun Mandiri e-Cash pada aplikasi Grab untuk menambah (top-up) kredit Grab dengan lebih mudah dan cepat sehingga dapat mendukung mitra pengemudi dalam pekerjaan mereka.

Selain itu, integrasi yang didukung oleh PT Digital Artha Media sebagai penyedia sistem Mandiri e-Cash ini juga memungkinkan mitra pengemudi Grab memindahkan saldo tunainya kedalam akun Mandiri e-Cash dan selanjutnya dapat menarik tunai dana tersebut di semua jaringan ATM Mandiri hanya dengan menggunakan ponsel-nya dari akun Mandiri e-Cash.

Rico menilai, Bank Mandiri bersama Grab akan langsung memulai proses integrasi Mandiri e-Cash pada aplikasi dan layanan Grab khusus bagi pengguna ponsel pintar berbasis Android, dan selanjutnya akan diimplementasikan pada platform iOS.

Langkah tersebut, kata Rico, sejalan dengan strategi perseroan untuk menyukseskan Gerakan Nasional Non Tunai bersama dengan mitra yang memiliki basis konsumen yang luas dengan potensi bisnis yang besar.

“Dengan model bisnis yang tengah dikembangkan ini, Grab akan memiliki banyak inovasi layanan yang bisa dimanfaatkan masyarakat dengan mudah dan murah. Nah, Mandiri e-Cash akan dapat mendukung Grab dalam menciptakan inovasi-inovasi layanan tersebut,” ujat Rico, di Jakarta, Kamis, 18 Agustus 2016.

Di tempat yang sama, Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menambahkan, bahwa kolaborasi ini akan menguntungkan pihak Grab karena dapat menjadi awal dari kemitraan jangka panjang dengan Bank Mandiri.

“Dengan teknologi yang mumpuni dan jaringan yang luas, kami percaya bahwa integrasi Mandiri e-Cash akan menjadi tahapan baru bagi Grab dalam memberikan layanan yang lebih aman, terpercaya dan nyaman, baik bagi penumpang maupun mitra pengemudi,” ucap Ridzki.

Mandiri e-Cash sendiri merupakan aplikasi uang elektronik yang berbasis server dan dimaksudkan untuk mendorong terwujudnya less-cash society. Aplikasi dapat diunduh melalui akses *141*6# atau di Google Play, App Store, Blackberry App World, Nokia Store, menggabungkan layanan perbankan dengan layanan telekomunikasi yang dapat digunakan masyarakat, baik nasabah maupun bukan nasabah Bank Mandiri. Pada aplikasi ini, nomor telepon seluler pengguna menjadi nomor rekening Mandiri e-Cash.

Sementara itu, hingga Juni 2016, tercatat lebih dari 1,3 juta pengguna Mandiri e-Cash dengan nilai transaksi mencapai lebih dari Rp665 miliar. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Kinerja Himbara Turun, OJK Sebut Faktor Siklikal dan Berpotensi Rebound

Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More

1 hour ago

Tugu Insurance Wujudkan Kepedulian terhadap Alam melalui Program Tugu Green Journey

Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More

2 hours ago

Kasus Dugaan PHK Mie Sedaap Didalami Menaker, Ini Perkembangannya

Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More

3 hours ago

Laba CIMB Niaga (BNGA) 2025 Tumbuh Tipis jadi Rp6,93 Triliun

Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More

3 hours ago

OJK dan Inggris Luncurkan Kelompok Kerja Pembiayaan Iklim, Ini Targetnya

Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More

4 hours ago

IHSG Ditutup Lanjut Merosot 1,04 Persen, Ini Penyebabnya

Poin Penting IHSG ditutup turun 1,04 persen ke level 8.235,26 akibat sentimen negatif dari kebijakan… Read More

4 hours ago