Jakarta – Kemampuan industri pupuk nasional dalam menyediakan pasokan bagi sektor pertanian dan perkebunan, perlu diperkuat guna menopang ketahanan pangan nasional. Untuk itu, Bank Mandiri mengembangkan layanan perbankan bagi Pupuk Indonesia Group guna memudahkan pengelolaan transaksi dan meningkatkan efisiensi.
Pada layanan penerimaan pembayaran, Bank Mandiri akan menyediakan sistem penerimaan pembayaran pupuk subsidi dari distributor. Selain layanan itu, Bank Mandiri juga menyediakan layanan sistem pembayaran yang dilakukan dengan pendebetan rekening nasabah secara host to host. Kemudian, Mandiri juga memberikan fasilitas pembiayaan kepada distributor pupuk subsidi yang menjadi mitra Pupuk Indonesia Group total senilai Rp 4,59 trilyun.
Kerjasama penyediaan layanan perbankan ini ditandatangani oleh Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Royke Tumilaar dan Direktur Keuangan PT Pupuk Indonesia, Indarto Pamoengkas di Jakarta, Kamis 2 Juni 2016.
“Kebutuhan pupuk nasional terus meningkat. Menyadari kebutuhan tersebut, kami berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan industri pupuk nasional. Kami berharap melalui layanan perbankan yang kami kembangkan ini, dapat mendukung Pupuk Indonesia Group dalam mengembangkan bisnis dan memenuhi kebutuhan pupuk,” ujar Royke dalam keterangan tertulis yang diterima Infobanknews.com Kamis 2 Juni 2016.
Royke menjelaskan, melalui kerjasama ini, Bank Mandiri akan mengembangkan sistem layanan perbankan untuk Pupuk Indonesia Group berupa Layanan penerimaan Pembayaran Pupuk, Layanan Corporate Payable dan Distributor Financing melalui supply chain management.(*)
Poin Penting Pesawat ATR 42-500 ditemukan di puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, dalam… Read More
Poin Penting Sistem rujukan JKN bukan hambatan, melainkan mekanisme untuk memastikan peserta mendapat layanan medis… Read More
Poin Penting AAJI resmi membuka pencalonan Ketua Dewan Pengurus periode 2026-2028, yang akan diputuskan melalui… Read More
Poin Penting AAJI menunjuk dua Plt Ketua, yakni Albertus Wiroyo dan Handojo G. Kusuma, usai… Read More
Poin Penting Dana riset nasional naik menjadi Rp12 triliun, setelah Presiden Prabowo menambah anggaran sebesar… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 dan seluruh indeks domestik berakhir… Read More