Categories: News UpdatePerbankan

Bank Mandiri Incar Penyaluran Kredit SME Double Digit

Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengaku terus menggenjot bisnis penyaluran kredit SME (Small Medium Enterprise) miliknya yang masih belum maksimal.

Hal tersebut seperti disampaikan oleh Direktur Retail Banking Bank Mandiri Donsuwan Simatupang di Plaza Mandiri. Menurutnya, saat ini pertumbuhan kredit SME masih single digit namun pihaknya optimis hingga tahun depan dapat mencapai pertumbuhan double digit.

“Kredit SME belum seperti yang kita harapkan masih single digit, dan target kita double digit tapi low lah mudah mudahan di tahun depan ada perbaikan,” kata Donsuwan di Jakarta, Rabu 4 September 2019.

Donsuan menambahkan, Bank Mandiri selalu terus berupaya untuk meningkatkan dukungan pada sektor bisnis yang ada di Indonesia khususnya dalam hal ini pada sektor SME. Oleh karena itu, pihaknya terus memperbaiki layanan miliknya.

“Sebenarnya yang kurang bukan di pasarnya tapi proses bisnis yang belum bisa bersaing itu sebabnya kita sedang membangun platform baru supaya kecepatan proses bisnis bisa menyamai pesaing,” tambah Donsuwan.

Tak hanya itu, Bank Mandiri juga tak henti-hentinya menggandeng seluruh lembaga untuk mendapatkan value chain dari kerjasama tersebut. Hal tersebut terealisasikan dengan penyediaan pembiayaan khusus kepada PT Timah.

Sebagai informasi, berdasarkan laporan keuangan Semester-I 2019 pihaknya telah mencatatkan kredit SME sebesar Rp54,0 triliun atau hanya tumbuh 6,1% YoY bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp50,9 triliun. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Lewat Program Ini, Bank Raya Catat Kenaikan Nasabah Baru hingga Lebih dari 113 Ribu Orang

Poin Penting Program Pesta Raya Bank Raya menarik lebih dari 113 ribu nasabah baru. Total… Read More

11 mins ago

Cara Bank Sampoerna Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan

Poin Penting SampoernaFest 2026 digelar untuk literasi & inklusi keuangan memadukan memadukan hiburan, edukasi, dan… Read More

2 hours ago

Pembiayaan Berkelanjutan BSI Naik 11,20 Persen Jadi Rp73,9 Triliun di 2025

Poin Penting Penyaluran pembiayaan berkelanjutan BSI capai Rp73,92 triliun, naik 11,2 perse yoy, dengan 79%… Read More

3 hours ago

IFG Life dan Mandiri Inhealth Bayar Klaim Rp10,7 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting IFG Life dan Mandiri Inhealth membayar klaim dan manfaat asuransi senilai Rp10,7 triliun… Read More

3 hours ago

Pencairan Kredit Sritex, dari Fakta Persidangan, Bukan Intervensi Babay, Direktur Bank DKI

Poin Penting Invoice fiktif terungkap: Persidangan Sritex menyoroti penggunaan invoice palsu sebagai dasar penarikan fasilitas… Read More

3 hours ago

Penerbitan Obligasi Korporasi Melonjak 89,87 Persen, Tembus Rp284,3 T Sepanjang 2025

Poin Penting Total penerbitan surat utang korporasi melonjak 89,87 persen menjadi Rp284,3 triliun pada 2025,… Read More

4 hours ago