Sambut Libur Natal dan Tahun Baru, Mandiri Siapkan Rp13,73 Triliun
Yogyakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) terus mendorong pengembangan industri padat karya seperti Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) serta industri makanan dan minuman (Mamin) yang telah diamanatkan oleh Presiden Joko Widodo pada paket kebijakan pemerintah.
Direktur Treasury Bank Mandiri Dharmawan Junaidi mengatakan bahwa dalam tujuh tahun terakhir, pihaknya terus mengembangkan penyaluran kredit pada kedua sektor tersebut. Bahkan Dharmawan mengatakan bahwa kredit pada Mamin telah tumbuh double digit bila dihitung pada tujuh tahun terakhir.
“Sejalan dengan kebijakan pemerintah, dalam tujuh tahun terakhir Bank mandiri telah meningkatkan kredit pada industri Mamin yang tumbuh sebesar 13 persen dan TPT tumbuh 9 persen,” jelas Dharmawan pada seminar dengan tema Pengembangan dan Pembiayaan Industri Padat Karya Berorientasi Ekspor di Kantor Perwakilan BI, Yogyakarta, Senin 7 Mei 2018.
Baca juga: Tumbuh 7,1%, Ini Sektor Pendorong Kredit Bank Mandiri
Dirinya menyebut, bahwa untuk nilai kredit industri Mamin Bank Mandiri sebesar Rp33,67 triliun pada akhir 2017 dan untuk nilai kredit Industri TPT tercatat sebesar Rp8,65 triliun. Tak hanya itu, secara spesifik Bank Mandiri juga mendorong bertumbuh kedua industri tersebut melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Tercatat pada penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Mandiri hingga Kuartal-I 2018 telah menyalurkan sebesar Rp3,55 triliun, atau sekitar 24,4 persen dari target Rp14,56 triliun tahun ini. Adapun rincinnya ialah 41,9 persen dari nilai tersebut atau Rp1,49 triliun telah disalurkan kepada sektor produktif, yakni pertanian, perkebunan dan perikanan.(*)
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More