Keamanan Data Pribadi. (Foto: Ilustrasi)
Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bekerja sama dengan Tableau Software, platform analitik untuk membantu mempercepat pengambilan keputusan berbasiskan data perusahaan. Tableau akan membantu pengambilan keputusan fungsi bisnis utama Bank Mandiri seperti pencairan dan pembaruan kredit, serta profil dan keterlibatan nasabah.
Dashboard mandiri Tableau ini diklaim mempermudah proses bisnis secara signifikan dan meningkatkan kecepatan pengiriman informasi dalam bank. Sehingga, proses pembuatan laporan business intelligence yang sebelumnya memakan waktu dua minggu, dapat dipercepat hanya dalam waktu dua hari.
Wakil Presiden Senior, Group Enterprise Data Management/EDM Bank Mandiri Billie Setiawan menjelaskan, bahwa platform analitik Tableau akan mempercepat dan mempertajam proses kerja Bank Mandiri. Sehingga dengan demikian pekerjaan dapat dilakukan dengan cepat dan berdasarkan data yang ada.
“Kecepatan mengakses pemahaman data terhadap visualisasi meningkat tajam, sehingga Dewan Manajemen dan pemangku kepentingan lain dapat menerima informasi tepat waktu yang membantu mereka melakukan pekerjaan dengan lebih baik,” ujar Billie seperti dikutip di Jakarta, Kamis, 18 Juni 2020.
Selain itu, Billie menambahkan, Bank Mandiri juga dapat menyasar nasabah lebih baik lagi melalui penawaran produk dan program yang sesuai, serta meningkatkan keterlibatan nasabah. “Kemitraan dengan Tableau memperkuat misi kami yang berfokus pada nasabah, dan membawa kami lebih dekat dalam meraih tujuan kami menjadi bank digital terkemuka di Indonesia,” ujarnya.
Sebagai bagian dari visi bank untuk membangun budaya data, Bank Mandiri juga terus meningkatkan literasi data dalam organisasi.
Dipimpin oleh pelatih data dari divisi EDM sesi bulanan ini membantu pengguna baru Tableau dengan berbagi praktik terbaik dan menjawab pertanyaan terkait data. Bank Mandiri juga menawarkan kursus analitik data untuk para karyawan. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More
Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More