Jakarta – Bank Mandiri terus melakukan terobosan dan aktivitas marketing untuk memperkuat bisnis di segmen konsumer. Kali ini, Bank Mandiri berkolaborasi dengan PT Adhi Commuter Properti, anak usaha Adhi Karya, untuk mempermudah masyarakat mendapatkan hunian idaman di kawasan yang prospektif.
Dalam kerjasama ini, Bank Mandiri akan menyiapkan fasilitas pembiayaan pembelian apartemen (KPA) kepada end-user dan first-buyer di 5 proyek apartemen LRT City di wilayah TOD LRT Jabodetabek yakni di Eastern Green Bekasi, Gateway Park Jatibening, Green Avenue Bekasi, Royal Sentul Park dan Urban Signature Ciracas.
Penandatanganan dilakukan oleh Executive Vice President Consumer Loans PT Bank Mandiri Ignatius Susatyo Wijoyo dan Direktur Utama Adhi Commuter Properti Rizkan Firman di Jakarta, Kamis (24/9).
Susatyo menjelaskan, pihaknya sangat optimis dengan kerjasama ini karena potensi bisnis properti masih sangat besar mengingat hunian merupakan kebutuhan utama apalagi bagi generasi milenial. Data menunjukkan, sebesar 33,75% populasi di Indonesia adalah generasi milenial (sumber Deloitte Indonesia, 2019) yang merupakan first-buyer.
“Kami melihat, hunian apartemen yang berlokasi di sekitar akses LRT sangat potensial dan sesuai dengan behaviour generasi milenial. Untuk itu, kami berharap kerjasama ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh generasi milenial, atau bahkan oleh kalangan pekerja yang tertarik dengan tipe hunian ini,” kata Susatyo.
Dalam kerjasama ini, pihaknya menawarkan fasilitas pembiayaan yang menarik berupa kemudahan proses, bunga ringan, limit lebih besar, angsuran berjenjang dan jangka waktu KPR panjang agar meringankan cicilan.
Dia berharap, kolaborasi ini juga dapat mendorong penguatan bisnis KPR perseroan. Hingga Juli 2020, tambahnya, pihaknya telah menyalurkan KPR dengan outstanding sebesar Rp43 triliun. (*)
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More