Info Anda

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Poin Penting

  • Bank Mandiri memperkuat peran sebagai agen pembangunan melalui dukungan terintegrasi UMKM,
  • Bank Mandiri aktif mendukung BUMDES, koperasi desa, Program Makan Bergizi Gratis, serta Mandiri Sahabat Desa
  • Penyaluran kredit UMKM mencapai Rp74,9 triliun (Jan–Nov 2025), didukung Mandiri Agen, Livin’ Merchant, Rumah BUMN, dan program peningkatan daya saing UMKM hingga ke pasar global.

Jakarta – Bank Mandiri terus mempertegas komitmennya sebagai BUMN dan mitra strategis pemerintah dalam mendukung pertumbuhan dan kemandirian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui keterlibatan aktif Bank Mandiri dalam berbagai program strategis pemerintah yang berfokus pada penguatan ekonomi kerakyatan.

Kontribusi tersebut dijalankan secara berkelanjutan melalui pendekatan terintegrasi yang mencakup pembiayaan, pendampingan usaha, serta pengembangan ekosistem keuangan yang mendukung UMKM untuk tumbuh lebih produktif dan berdaya saing.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan, penguatan ekonomi kerakyatan merupakan bagian dari mandat Bank Mandiri sebagai agen pembangunan. Melalui dukungan yang komprehensif dan terukur, perseroan berupaya menghadirkan dampak nyata yang dapat langsung dirasakan oleh pelaku usaha dan perekonomian masyarakat.

“UMKM merupakan pilar utama dalam menopang ekonomi kerakyatan. Untuk itu, Bank Mandiri mengintegrasikan pembiayaan inklusif, pendampingan usaha, dan penguatan ekosistem sebagai satu kesatuan pendekatan untuk memperluas kapasitas usaha para pelaku UMKM,” ujar Riduan, dalam keterangan resminya dikutip Sabtu, 24 Januari 2026.

Baca juga: Konsumsi Diproyeksi Pulih 2026, Bank Mandiri Ungkap Faktor Pendorongnya

Guna memastikan manfaat pembangunan ekonomi dirasakan secara merata hingga ke tingkat lokal, Bank Mandiri secara aktif menginisiasi dan berkolaborasi dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat desa.

Salah satunya melalui penguatan kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA).

Langkah ini diintegrasikan dengan pelaksanaan program strategis nasional, termasuk penguatan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Program Makan Bergizi Gratis.

Melalui dukungan tersebut, hingga kini Bank Mandiri telah membuka lebih dari 3.700 rekening tabungan BUMDES dan BUMDESMA, mengelola lebih dari 4.700 rekening Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, serta menyalurkan kredit kepada 147 mitra pelaksana Program Makan Bergizi Gratis untuk mendukung kelancaran transaksi, tata kelola keuangan, dan keberlanjutan program di tingkat desa.

Selain itu, Bank Mandiri secara aktif melakukan pemberdayaan masyarakat melalui Mandiri Sahabat Desa. Sebuah program yang dirancang untuk mendorong kesejahteraan dan kemandirian masyarakat desa melalui penguatan ekonomi, peningkatan literasi keuangan, serta pengembangan keterampilan.

Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 1.000 kepala keluarga penerima manfaat di ratusan desa. Implementasinya mencakup pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta penguatan infrastruktur desa, dengan total penerima manfaat antara lain 800 orang pada program pemberdayaan masyarakat desa, 500 penerima manfaat penanggulangan stunting, 350 penerima manfaat peningkatan sarana desa tertinggal, serta 100 penerima manfaat pemberdayaan kelompok masyarakat perkebunan.

Sejalan dengan dukungan-dukungan tersebut, Bank Mandiri terus memperluas akses pembiayaan bagi segmen UMKM sebagai upaya mendorong inklusivitas keuangan. Sejak Januari hingga November 2025, penyaluran kredit UMKM Bank Mandiri telah mencapai Rp74,9 triliun.

Kinerja positif tersebut ditopang oleh strategi jemput bola untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas, salah satunya melalui optimalisasi kehadiran Mandiri Agen.

Layanan Laku Pandai yang didukung Aplikasi Mandiri Agen dan EDC Mini ATM ini telah melayani lebih dari 3,5 juta nasabah dengan total 65 juta transaksi hingga Desember 2025.

Di sisi lain, untuk menangkap potensi transaksi pelaku UMKM, Bank Mandiri juga mengoptimalkan layanan finansial terintegrasi Livin’ Merchant. Aplikasi yang berfungsi sebagai enhanced point of sales (POS) ini telah digunakan oleh lebih dari 3 juta pelaku usaha.

Penguatan UMKM juga dilakukan melalui program pembinaan berkelanjutan agar pelaku usaha dapat naik kelas, Rumah BUMN. Lewat program ini, Bank Mandiri mendorong modernisasi, digitalisasi, perluasan akses marketplace, hingga pembukaan peluang pasar luar negeri, yang hingga kini telah membantu lebih dari 7.900 pelaku UMKM meningkatkan skala usahanya.

Bank Mandiri juga mendorong peningkatan daya saing UMKM melalui Mandiri Mikro Fest (MMF) dan Program UMKM Melangkah Menuju Pasar Global yang diikuti oleh total 561 pelaku usaha.

Baca juga: Bank Mandiri Salurkan KUR Rp40,99 Triliun Sepanjang 2025

Program tersebut diarahkan untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan kualitas produk UMKM serta meningkatkan kapasitas dan kemampuan ekspor UMKM di Indonesia agar dapat bersaing di pasar internasional, dengan komposisi peserta didominasi sektor Food & Beverage sebesar 55 persen dan Fashion & Craft sebesar 38 persen, sejalan dengan potensi unggulan ekonomi desa yang terus bertumbuh.

Riduan memastikan, ke depan pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan pembangunan dan pemberdayaan desa berjalan konsisten, terukur, unggul dan berkelanjutan.

“Melalui sinergi yang terintegrasi dan penguatan ekosistem, Bank Mandiri memperluas kapasitas UMKM untuk terus tumbuh dan berdaya saing sekaligus menghadirkan keunggulan berkelanjutan bagi ekonomi kerakyatan. Hal ini menjadi wujud komitmen Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses ekonomi yang inklusif di Indonesia,” pungkas Riduan. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Lepas dari Kutukan 5 Persen, Purbaya Dorong Peran Swasta Genjot Ekonomi RI

Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Indonesia telah lepas dari “kutukan” pertumbuhan 5 persen, dengan… Read More

2 hours ago

Mudik Gratis BUMN 2026, PTPN III Berangkatkan 2.450 Pemudik

Poin Penting PTPN III sediakan 60 bus untuk 2.450 pemudik dari enam kota dalam Mudik… Read More

8 hours ago

Tiffany & Co Disegel, Purbaya Soroti Dugaan ‘Kongkalikong’ dengan Bea Cukai

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti kemungkinan adanya ‘kongkalikong’ antara Bea Cukai dengan… Read More

11 hours ago

Cek Jadwal Operasional BCA Selama Libur dan Cuti Bersama Imlek 2026

Poin Penting Jadwal Libur Imlek BCA: Kantor cabang tutup pada 16–17 Februari 2026, normal kembali… Read More

12 hours ago

Friderica Widyasari Dorong Internal OJK Maju Jadi Calon ADK

Poin Penting Pjs Ketua OJK, Friderica Widyasari Dewi, mendorong pejabat OJK, termasuk deputi komisioner, untuk… Read More

12 hours ago

Manulife Gandeng Bank DBS Indonesia Luncurkan Ultima+, Simak Manfaatnya

Poin Penting Manulife Ultima+ dirancang untuk perencanaan warisan lintas generasi, pendapatan rutin, dan proteksi berkelanjutan… Read More

1 day ago