Perbankan

Bank Mandiri Dorong Aksi Hijau di Bintan Marathon 2025

Poin Penting

  • Bank Mandiri memperkuat komitmen keberlanjutan melalui inisiatif Mandiri Looping for Life dan program Bank Mandiri Green Collaboration.
  • Pemanfaatan Livin’ Planet mendorong partisipasi publik dalam aksi hijau, mulai dari menghitung emisi karbon hingga kontribusi penanaman pohon.
  • Sinergi lintas sektor dan ekonomi sirkular ditegaskan melalui kolaborasi dengan Bintan Resort Cakrawala dan komunitas lokal.

Bintan – Bank Mandiri memperkuat komitmen keberlanjutannya melalui inisiatif Mandiri Looping for Life yang hadir di ajang Mandiri Bintan Marathon 2025. Melalui inisiatif tersebut, Bank Mandiri bersama Bintan Resort Cakrawala (BRC) menghadirkan program Bank Mandiri Green Collaboration yang berfokus pada aksi nyata penanaman pohon mangrove di kawasan pesisir Bintan Resort.

Adapun seremoni penanaman pohon mangrove dilakukan pada Sabtu (8/11) lalu di kawasan Lagoi Bay, Bintan oleh Direktur Corporate Banking Mochamad Rizaldi, Vice President Director Bintan Resort Cakrawala Frans Gunara, beserta jajaran manajemen, serta perwakilan peserta dan komunitas pelari sebagai simbol partisipasi publik dalam menjaga bumi.

Momen ini menjadi bentuk nyata sinergi lintas sektor yang mendorong akselerasi implementasi ekonomi hijau di tingkat lokal maupun nasional.

“Bagi Bank Mandiri keberlanjutan merupakan panggilan untuk bertindak. Melalui Livin’ Planet di aplikasi Livin’ by Mandiri, kami ingin mengajak masyarakat mengambil peran langsung dalam menjaga bumi, dimulai dari langkah sederhana seperti menghitung emisi karbon dari aktivitas sehari-hari dan kontribusi tanam pohon melalui satu aplikasi,” ujar Rizaldi dalam keterangan resminya, Sabtu (15/11).

Baca juga: Bank Mandiri Kantongi Fee Based Income Digital Rp5,48 Triliun per September 2025

Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan Bank Mandiri dalam salah satu komitmen, yaitu Catalyzing Multiple Growth for Social Impact to Achieve SDGs, dengan fokus pada SDG 13 (Climate Action) dan SDG 14 (Life Below Water). Melalui pendekatan ini, Bank Mandiri berupaya menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif sekaligus memperkuat ketahanan ekosistem alam.

Menurut Rizaldi, kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi bisnis berkelanjutan yang menjadi salah satu fokus utama Bank Mandiri.

“Keberlanjutan sudah menjadi fondasi dalam setiap langkah transformasi Bank Mandiri. Melalui sinergi lintas sektor kami berharap inisiatif semacam ini mampu mempercepat terwujudnya ekonomi hijau yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” tambahnya.

Tidak hanya itu, melalui fitur Livin’ Planet, Bank Mandiri mengajak peserta dan pengunjung untuk berpartisipasi langsung dalam pembelian dan penanaman pohon mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap bumi. Sebagai informasi, hingga November 2025, program ini telah menanam lebih dari 900 pohon dan berhasil mengurangi emisi karbon sebesar 50 ton CO₂e, setara dengan emisi perjalanan mobil sejauh 175.000 kilometer.

Di sisi lain, partisipasi publik juga diperkuat melalui area interaktif Mandiri Looping for Life Booth di race village. Pada area ini pengunjung dapat berkreasi membuat aksesori seperti bag charm dan phone strap dari plastik daur ulang. Aktivitas ini menggambarkan semangat ekonomi sirkular yang menegaskan bahwa keberlanjutan dapat dimulai dari hal kecil dan personal.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan bukan hal yang jauh atau sulit. Dengan memanfaatkan platform digital seperti Livin’ Planet, setiap orang bisa berkontribusi untuk bumi hanya dengan sentuhan jari,” lanjut Rizaldi.

Baca juga: Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Fest 2025 di Palembang, Sinergikan UMKM dan Industri Kreatif

Sebagai bagian dari Mandiri Looping for Life, Bank Mandiri juga terus memperluas kolaborasi dengan komunitas pengolah limbah dan artisan lokal dalam menciptakan produk daur ulang bernilai guna tinggi, mulai dari pouch, padel bag, hingga furnitur pameran.

“Ke depan, Bank Mandiri akan terus memperluas inisiatif keberlanjutan melalui inovasi dan kolaborasi. Kami ingin memastikan setiap aktivitas bisnis yang kami lakukan membawa dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah 0,26 Persen ke Posisi 8.374

Poin Penting IHSG sesi I 24 Februari 2026 ditutup melemah 0,26% ke posisi 8.374,66, dari… Read More

4 mins ago

Utang Luar Negeri Perbankan Turun Tipis ke USD31,75 Miliar pada Desember 2025

Poin Penting Utang luar negeri (ULN) perbankan nasional pada Desember 2025 tercatat USD31,75 miliar, turun… Read More

11 mins ago

BGN Buka-bukaan soal Anggaran MBG, Ini Rincian per Porsi

Poin Penting BGN menegaskan dana bahan baku MBG bukan Rp15.000, melainkan Rp8.000–Rp10.000 per porsi sesuai… Read More

28 mins ago

PINTAR BI Buka Penukaran Uang Baru Periode 2 Hari Ini, Cek Batas Maksimal

Poin Penting PINTAR BI periode kedua untuk wilayah Jawa dibuka 24 Februari 2026 pukul 08.00… Read More

48 mins ago

Lagi, BI Minta Bank Turunkan Suku Bunga Kredit, Begini Tanggapan BCA

Poin Penting BI mengimbau penurunan suku bunga kredit, direspons PT Bank Central Asia Tbk (BCA)… Read More

52 mins ago

Impor 105 Ribu Mobil Ditunda, Kadin: Langkah Tepat Lindungi Industri Dalam Negeri

Poin Penting Penundaan 105.000 mobil dinilai melindungi industri otomotif nasional dari dampak negatif impor CBU.… Read More

59 mins ago