Perbankan

Bank Mandiri Dorong Akselerasi Ekspor Digital dan Perkuat Peran Strategis di TEI 2025

Poin Penting

  • Bank Mandiri memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah dengan mendorong ekspor nasional melalui digitalisasi dan pembinaan UMKM di ajang TEI 2025.
  • Hingga pertengahan 2025, Bank Mandiri telah membina lebih dari 15.000 UMKM lewat 23 Rumah BUMN dan berbagai pelatihan peningkatan daya saing ekspor.
  • Lewat program “UMKM Melangkah Menuju Pasar Global”, Bank Mandiri memberikan pelatihan, pendampingan, serta akses pembiayaan agar UMKM siap menembus pasar internasional.

Jakarta - Optimisme terhadap ekspor nasional terus menguat seiring meningkatnya permintaan dunia terhadap produk bernilai tambah asal Indonesia.

Melihat peluang tersebut, Bank Mandiri memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekspor melalui digitalisasi, pengembangan pasar baru, dan peningkatan kapasitas pelaku usaha lokal.

Ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang akan diselenggarakan pada 15-19 Oktober 2025 di ICE BSD City, Tangerang, menjadi momentum penting untuk memperkenalkan produk unggulan Indonesia ke pasar global.

Dalam pameran yang menargetkan transaksi senilai USD 16,5 miliar dengan lebih dari 1.500 peserta pameran dan 5.000 pembeli internasional, Bank Mandiri berperan sebagai Mitra Utama.

Baca juga: Bank Mandiri Salurkan Kredit Infrastruktur Rp412,13 Triliun hingga Agustus 2025

Kehadiran ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk memperluas akses ekspor dan memperkuat sinergi lintas instansi demi mendukung ketahanan ekonomi nasional serta memberikan nilai tambah positif kepada masyarakat.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Henry Panjaitan mengatakan, sektor UMKM merupakan motor utama perekonomian nasional.

Sebab, kontribusi sektor UMKM telah melampaui 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap mayoritas tenaga kerja di Indonesia.

Namun, proporsi UMKM yang menembus pasar ekspor masih punya potensi besar.

Untuk itu, bank berkode emiten BMRI ini terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui berbagai inisiatif, termasuk pendampingan menyeluruh lewat Rumah BUMN, Rumah Ekspor, dan pemanfaatan platform digital Kopra by Mandiri.

“Sebagai lembaga keuangan nasional dan mitra strategis pemerintah, Bank Mandiri hadir untuk mempertegas peran sebagai pendorong percepatan ekspor nasional,” ujar Henry di Tangerang, Rabu, 15 Oktober 2025.

Pembinaan UMKM dan Akses Global

Hingga pertengahan 2025, terdapat 23 Rumah BUMN kelolaan Bank Mandiri yang secara aktif membina lebih dari 15.000 UMKM di seluruh Indonesia.

Program pembinaan tersebut meliputi lebih dari 1.500 pelatihan yang berfokus pada literasi digital, pengelolaan keuangan, strategi ekspor, dan penguatan daya saing produk.

Baca juga: Realisasi KUR Bank Mandiri Capai Rp31,79 Triliun per Agustus 2025

Henry menambahkan, dalam ajang TEI 2025, UMKM binaan Bank Mandiri juga berkesempatan mengikuti business matching dengan pembeli internasional untuk memperluas jaringan serta memperkenalkan produk unggulan ke pasar nontradisional.

“Kami berkomitmen mendorong akselerasi UMKM menuju pasar global melalui pendampingan terstruktur dan membangun sinergi lintas instansi agar ekosistem ekspor Indonesia semakin kuat,” imbuhnya.

Page: 1 2

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

KB Bukopin Finance Sabet Peringkat 1 TOP Corporate Brand 2026, Bukti Brand Makin Solid

Poin Penting KB Bukopin Finance meraih Peringkat 1 TOP Corporate Brand 2026, mencerminkan meningkatnya kepercayaan… Read More

12 mins ago

Harga Plastik Melonjak Dampak Perang Iran, Apa Langkah Pemerintah?

Poin Penting: Harga plastik melonjak hingga 100 persen akibat terganggunya pasokan bahan baku dari Timur… Read More

35 mins ago

Outstanding Pindar Tembus Rp100,69 Triliun, Tumbuh 25,75 Persen per Februari 2026

Poin Penting Outstanding pindar mencapai Rp100,69 triliun per Februari 2026, tumbuh 25,75% yoy. Risiko kredit… Read More

55 mins ago

Jumlah Investor Pasar Modal Maret 2026 Tumbuh 21,51 Persen jadi 24,74 Juta

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan jumlah investor pasar modal dalam negeri terus mengalami… Read More

1 hour ago

OJK Dorong Lembaga Jasa Keuangan Lakukan Asesmen Dampak Konflik AS-Iran

Poin Penting OJK mendorong lembaga jasa keuangan (LJK) melakukan asesmen lanjutan untuk mengantisipasi dampak konflik… Read More

2 hours ago

Transaksi Kripto per Februari 2026 Tembus Rp24,33 Triliun

Poin Penting Transaksi kripto Februari 2026 turun menjadi Rp24,33 triliun dari Januari Rp29,28 triliun, seiring… Read More

2 hours ago