Perbankan

Bank Mandiri dan RSAB Harapan Kita Kolaborasi Perkuat Digitalisasi Sektor Kesehatan

Jakarta – Bank Mandiri terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital di berbagai sektor strategis, termasuk kesehatan. Melalui kolaborasi dengan RSAB Harapan Kita, bank bersandi saham BMRI ini membantu pengembangan sistem Dashboard Vendor Management System (Vemanis), sebuah platform digital yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam pengelolaan vendor.

Dashboard Vemanis merupakan langkah strategis RSAB Harapan Kita untuk mempercepat transformasi digital di layanan rumah sakit. Hal ini sejalan dengan visi Bank Mandiri dalam mendorong inovasi teknologi di sektor kesehatan guna memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Vice President Government & Institution Bank Mandiri, Budi R. Firdaus menjelaskan, sistem ini adalah hasil kolaborasi strategis dengan RSAB Harapan Kita. Sistem ini diharapkan menjadi solusi dalam pengadaan barang/jasa serta pengelolaan keuangan secara berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa inovasi teknologi seperti Dashboard Vemanis ini dapat mempercepat digitalisasi dan meningkatkan efisiensi pengelolaan vendor dan kami harap juga dapat menjadi inspirasi bagi rumah sakit lain di Indonesia,” ujar Budi dalam keterangan resmi pada Senin, 23 Desember 2024.

Baca juga: Mandiri Bagikan Ribuan Paket Natal, Sembako-Kebutuhan Sekolah untuk Masyarakat Marginal

Dashboard Vemanis memfasilitasi pendaftaran hingga evaluasi kinerja vendor secara real-time dan terintegrasi, termasuk pengelolaan kontrak secara sistematis. RSAB Harapan Kita menargetkan sistem ini akan digunakan oleh para vendor rekanan dengan potensi nilai pengadaan mencapai miliaran rupiah pada 2025.

“Dengan teknologi ini, keputusan terkait pemilihan vendor akan lebih cepat dan berkualitas, mendukung peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Peresmian dan Dukungan Stakeholder

Dashboard Vemanis resmi diluncurkan pada Minggu, 22 Desember 2024, di Jakarta. Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, jajaran direksi RSAB Harapan Kita, mitra vendor, dan perwakilan manajemen Bank Mandiri.

Sementara itu, Direktur RSAB Harapan Kita Ockti Palupi Rahayuningtyas menyampaikan apresiasinya terhadap Bank Mandiri yang telah mendukung pengembangan sistem ini.

“Teknologi berbasis integrasi seperti Vemanis sangat penting untuk menjawab kebutuhan pengelolaan operasional yang kompleks di sektor kesehatan. Kami optimis hal ini akan membawa dampak positif pada pelayanan kami,” ungkapnya.

Baca juga: Simak! Jadwal Operasional Bank Mandiri, BCA, BRI, BNI, dan BSI Selama Libur Nataru

Octi menambahkan, melalui Dashboard Vemanis, RSAB Harapan Kita dan Bank Mandiri berharap menjadi pelopor dalam pemanfaatan teknologi yang meningkatkan transparansi dan efisiensi, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Dengan sistem ini, penyedia layanan dapat mengikuti pengadaan langsung dengan proses yang lebih terukur, dengan nilai per pengadaan langsung mencapai Rp1 miliar. (*)

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

6 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

12 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

12 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

12 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

12 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

12 hours ago