Perbankan

Bank Mandiri dan BKPM Kolaborasi Dorong Investasi Tanah Air, Gini Caranya

Jakarta – Bank Mandiri konsisten mendorong peningkatan investasi dari investor lokal maupun mancanegara ke tanah air melalui penguatan kolaborasi dengan Kementerian Investasi/BKPM. Hal ini diwujudkan dengan Kerjasama Promosi Investasi Bersama Kantor Luar Negeri Bank Mandiri dengan Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) – Kementerian Investasi/BKPM yang diresmikan pada 31 Juli 2023 lalu.

Pejabat Eksekutif Treasury & International Banking Bank Mandiri Eka Fitria menyampaikan bahwa selain kekuatan dari 12 kantor regional di Indonesia, bank berlogo pita emas ini juga memiliki competitive advantage dengan strategic overseas presence di pusat-pusat keuangan dunia. Lantaran terdapat 7 Kantor Luar Negeri yang berada di Singapura, Hong Kong, China, Inggris, Malaysia, Cayman Island dan Timor Leste.

Adapun acara yang dilangsungkan di Gedung Mandiri Club, Jakarta ini dihadiri oleh Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Rohan Hafas, Pejabat Eksekutif Treasury & International Banking Bank Mandiri Eka Fitria, Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Nurul Ichwan.

Selain itu, hadir juga Direktur Promosi Wilayah Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru, dan Pasifik Saribua Siahaan, Direktur Promosi Wilayah Amerika dan Eropa Sri Endang Novitasari, dan Direktur Promosi Wilayah Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika Cahyo Purnomo.

Baca juga: Begini Langkah Bank Mandiri Kurangi Kredit Sektor Non Ramah Lingkungan

Melalui kerja sama ini, investor akan mendapatkan berbagai manfaat, mulai dari kemudahan jalur informasi mengenai prosedur dan peluang investasi yang sedang berkembang di tanah air, potensi sinergi dengan mitra terpercaya yang telah menjadi nasabah Bank Mandiri, serta akses kepada berbagai layanan unggulan Mandiri Group. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan penanaman modal kepada investor.

“Kami meyakini bahwa kerjasama antara IIPC dan Kantor Luar Negeri Bank Mandiri yang telah terjalin dengan baik selama ini dan akan terus ditingkatkan kedepannya, dapat memberikan efek domino dan multiplikasi atas inbound investment yang akan terjadi, guna mendukung Indonesia menjadi negara maju di 2045” ujar Eka dalam keterangan resmi pada Jumat 4 Agustus 2023.

Mengingat Bank bersandi saham BMRI ini telah memiliki kapabilitas menyeluruh di berbagai sektor industri dari hulu hingga hilir yang dapat membantu calon investor untuk membangun footprint, menemukan local partner yang tepat serta mengembangkan investasinya di Indonesia.

Bank Mandiri juga telah menyiapkan media komunikasi baik berupa investor landing page maupun marketing toolkit yang memuat berbagai informasi untuk memudahkan investor dalam memulai maupun mengembangkan investasinya di Indonesia. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Perluas Partisipasi Publik, PT SMI Siap Terbitkan Obligasi hingga Rp10 Triliun di 2026

Poin Penting PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) akan menerbitkan obligasi Rp8–Rp10 triliun sepanjang 2026… Read More

1 hour ago

Peluncuran Produk GEN Syariah Perlindungan Aman

Generali Indonesia resmi luncurkan GEN Syariah Perlindungan Aman, yang merupakan produk perlindungan jiwa berbasis syariah… Read More

3 hours ago

Jawab Tantangan Inflasi, Generali Hadirkan GEN Syariah Perlindungan Aman

Poin Penting GEN Syariah Perlindungan Aman menawarkan santunan jiwa yang bertumbuh hingga 250 persen serta… Read More

8 hours ago

Bahlil Pastikan Pertalite Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Melonjak

Poin Penting Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM subsidi tetap meski konflik Amerika Serikat–Israel dan Iran… Read More

10 hours ago

Jurus Jenius Genjot Transaksi di Momen Libur Panjang

Poin Penting Momentum libur panjang mendorong lonjakan transaksi digital, terutama pembelian tiket, hotel, dan ritel,… Read More

13 hours ago

Konflik AS-Israel dan Iran Memanas, OJK Beberkan Dampaknya ke Pasar Keuangan RI

Poin Penting OJK memetakan tiga risiko konflik AS-Israel vs Iran: lonjakan harga minyak, kenaikan inflasi… Read More

14 hours ago