Perbankan

Bank Mandiri Catat Kinerja Positif, Laba Rp55,8 Triliun dan Aset Naik 11,6 Persen

Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) membukukan laba bersih sebesar Rp55,8 triliun sepanjang tahun 2024. Angka ini mengalami pertumbuhan tipis sebesar 1,31 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan tahun 2023 yang mencapai Rp55,06 triliun.

Dari sisi intermediasi, Bank Mandiri mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp1.671 triliun, meningkat signifikan hingga 19,5 persen yoy. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh segmen wholesale, yang mencapai Rp913 triliun atau naik 25,5 persen yoy.

“Sepanjang tahun 2024, Bank Mandiri mampu mendorong pertumbuhan baik kredit maupun tabungan hingga lebih dari 2 kali lipat pertumbuhan industri, dan pertumbuhan yang sangat baik ini tersebar dengan merata di seluruh Indonesia,” ujar Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, dalam Konferensi Pers Kinerja Bank Mandiri 2024, Rabu, 5 Februari 2025.

Baca juga: Bank Mandiri Dukung Penguatan Gizi Lewat Kredit Pertanian-Pengolahan Pangan

Bank Mandiri juga terus menjaga kualitas kredit agar tetap sehat. Hal ini tecermin dari rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) yang berhasil ditekan ke level 0,97 persen pada akhir 2024, turun lima basis poin (bps) dibandingkan periode sebelumnya.

Sementara itu, rasio pencadangan atau coverage ratio Bank Mandiri berada di level 304 persen pada akhir 2024, menunjukkan komitmen perseroan dalam menjaga stabilitas keuangan dan mitigasi risiko kredit.

“Melalui upaya ini, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mempertahankan keberlanjutan bisnis yang sehat serta memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional secara keseluruhan,” imbuh Darmawan.

Pendapatan Non-Bunga Tumbuh 4,12 Persen

Di tengah tantangan ekonomi yang dinamis, Bank Mandiri terus mengoptimalkan pendapatan berbasis komisi (fee-based income) sebagai bagian dari strategi diversifikasi sumber pendapatan.

Sepanjang tahun 2024, fee-based income perseroan mencatat tren positif, didorong oleh peningkatan transaksi perbankan digital, layanan treasury, trade finance, serta jasa pengelolaan dana dan investasi.

Baca juga: Bank Mandiri Catat Transaksi Remitansi 2024 Tembus Rp2 Triliun

Hasilnya, pendapatan non-bunga Bank Mandiri mencapai Rp42,32 triliun per akhir 2024, tumbuh 4,12 persen secara yoy secara konsolidasi.

Sementara itu, total aset Bank Mandiri juga meningkat 11,63 persen yoy, mencapai Rp2.427,22 triliun pada akhir 2024. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

IHSG Ditutup Melonjak 2,52 Persen ke Level 8.122, BUMI Jadi Saham Teraktif

Poin Penting IHSG ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122,59 pada perdagangan 3 Februari 2026.… Read More

14 mins ago

Bank KBMI 2 di Jalan Terjal, tapi Masih Bertahan

Jakarta - Jalan terjal yang dilalui bank-bank KBMI 2 belakangan ini kelihatannya terasa makin berat.… Read More

33 mins ago

Skandal Emas Digital China Meledak, Investor Gagal Tarik Dana dan Emas Fisik

Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More

44 mins ago

Gila! Tambang Emas Ilegal Putar Dana Rp992 Triliun, DPR: Jejaringnya Hidup dan Berkembang

Poin Penting Perputaran tambang emas ilegal melonjak hingga Rp992 triliun, menunjukkan praktik ilegal semakin masif… Read More

2 hours ago

Tak Ada Ampun, Eks Menteri Kehakiman China Dipenjara Seumur Hidup karena Korupsi

Poin penting Mantan Menteri Kehakiman China Tang Yijun divonis penjara seumur hidup atas kasus suap… Read More

2 hours ago

Laba Bersih BNI Tembus Rp20 Triliun pada 2025, Kredit Melaju 15,9 Persen

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp20 triliun sepanjang 2025, ditopang pertumbuhan kredit 15,9% ke… Read More

3 hours ago