News Update

Bank Mandiri Bidik Pertumbuhan Penjualan Kartu Kredit 15%

Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) terus menumbuhkan bisnis di segmen konsumer. Untuk itu, perseroan meluncurkan kartu kredit prioritas terbaru yang siap memberikan fasilitas dan benefit paling lengkap bagi nasabah high net worth individuals (HNWI).

Direktur Retail Banking Bank Mandiri, Donsuwan Simatupang mengatakan, melalui kartu kredit terbaru ini pihaknya menargetkan dapat menambah pertumbuhan sales volume kartu kredit di atas 15 persen hingga akhir tahun.

“Hal tersebut juga dibarengi dengan rasio pinjaman bermasalah yang relatif rendah di kisaran 2-2,2 persen,” kata Donsuwan melalui keterangan resminya di Jakarta, Kamis, 8 Agustus 2019.

Dengan kartu kredit ini, nasabah prioritas Bank Mandiri dapat menikmati berbagai privileges sesuai dengan citra dan gaya hidupnya di seluruh dunia. Layanan priority travel experience memberikan kemudahan dalam mengelola bisnis dan investasi selagi travelling dengan akses airport lounge dan complimentary wifi di seluruh dunia.

“Bahkan pemilik kartu kredit ini mendapatkan welcome bonus setelah melakukan transaksi pertama sebesar Rp1,5 juta untuk pembelian gadget dan fashion terkini. Ini adalah salah satu fitur eksklusif dari kartu kredit terbaru ini,” kata Donsuwan.

Dirinya menjelaskan, bisnis kartu kredit saat ini menjadi salah satu mesin motor penggerak utama segmen konsumer yang diandalkan menjadi sumber pendapatan perseroan.

Hal ini terlihat dari nilai pembiayaan dari bisnis kartu kredit yang mencapai Rp12,4 triliun Pada akhir Juni 2019 lalu, meningkat 18 persen dari tahun sebelumnya. Nilai tersebut setara dengan 14 persen dari total kredit segmen konsumer yang disalurkan sebesar Rp87,3 triliun. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

Recent Posts

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

9 mins ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

39 mins ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

1 hour ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

2 hours ago

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

2 hours ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

3 hours ago