News Update

Bank Mandiri Bidik Penerbitan 42 Ribu Kartu Pintar DJP

Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) menjalin kerjasama dengan Direktorat Jendaral Pajak (DJP) dalam pengembangan layanan elektronik perpajakan dan juga pengadaan Kartu Pintar DJP.

Penerbitan Kartu Pintar NPWP yang disediakan oleh Bank Mandiri ialah dalam bentuk kartu elektronik, baik uang elektronik atau kartu debit yang akan di-inject dengan aplikasi dari DJP, sehingga dapat mengintegrasikan data identitas NPWP, data identitas kepegawaian, serta data identitas Iainnya.

“Kita targetkan penerbitan kartunya sejumlah pegawai DJP 42 Ribu. Di dalam chip itu nanti ada informasi lain selain mengenai rekening banknya, ada kepegawaian dan sebagainya. Sehingga pada waktu digunakan informasi itu keluar,” kata Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wiryoatmodjo di Kantor Pusat DJP Jakarta, Rabu 18 April 2018.

Baca juga: DJP Gandeng BNI, BRI, dan Mandiri Kembangkan Layanan Pajak

Dirinya menjelaskan, pada tahap awal Kartu Pintar NPWP akan mulai dikembangkan untuk pegawai DJP sekaligus berfungsi sebagai kartu tanda pengenal pegawai di seluruh unit kerja DJP.

“Kalau untuk pegawai cepet, setahun ini selesai. Dalam 2 bulanan ini selesailah untuk DJP ya. Tapi secara nasional butuh waktu,” tambah Kartika.

Selain itu, Bank Mandiri dan DJP juga melaksanakan pengembangan e-billing yang saat ini sudah berjalan secara nasional, DJP dan pihak Bank Mandiri akan melanjutkan ke tahap penyempurnaan sistem billing bulk, perbaikan pembayaran billing valas, pengembangan kanal pembuatan Kode Billing, sosialisasi bersama, dan evaluasi pengembangan billing.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More

1 hour ago

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

2 hours ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

2 hours ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

2 hours ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

3 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

3 hours ago