Info Anda

Bank Mandiri Bersinergi dengan Kemenhan Bangun 5 Jembatan Bailey di Sumatra

Poin Penting

  • Bank Mandiri–Kemenhan bangun 5 Jembatan Bailey untuk memulihkan konektivitas wilayah terisolir akibat banjir dan longsor di Sumatra
  • Kolaborasi lintas sektor ini menegaskan peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam percepatan penanganan bencana dan pemulihan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat
  • Respons kemanusiaan Bank Mandiri dilakukan secara berkelanjutan, melalui penyaluran lebih dari 288 ribu paket bantuan, hingga pengiriman Relawan Mandiri Tanggap Bencana ke lapangan.

Jakarta – Bank Mandiri berkolaborasi dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan) dalam pembangunan lima jembatan bertipe bailey guna membantu pemulihan konektivitas wilayah yang terisolir akibat bencana banjir dan tanah longsor Sumatra.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyatakan inisiatif ini menjadi bagian dari dukungan nyata Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat penanganan dampak bencana serta memastikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan secara berkelanjutan.

“Kehadiran Jembatan Bailey diharapkan mampu menjadi solusi sementara yang efektif sebelum pembangunan infrastruktur permanen direalisasikan,” kata Riduan dikutip 4 Januari 2025.

Baca juga: Perkuat Dukungan BUMN Peduli, Bank Mandiri Siap Bangun Huntara di Aceh Tamiang

Ia menegaskan sinergi antara Bank Mandiri dan Kemenhan mencerminkan kolaborasi lintas sektor dalam merespons kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak bencana. Menurutnya, pemilihan Jembatan Bailey didasarkan pada karakteristiknya yang adaptif, mudah dipasang, serta dapat dipindahkan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Sinergi ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam mempercepat penanganan bencana. Jembatan Bailey dipilih karena instalasinya relatif cepat dan sangat sesuai untuk kondisi wilayah terdampak, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” tambah Riduan.

Lebih lanjut, Riduan menambahkan bahwa melalui kolaborasi ini Bank Mandiri berharap jembatan tersebut dapat menjadi sarana penghubung vital bagi mobilitas warga, distribusi bantuan, serta akses terhadap layanan publik. Dengan demikian, proses pemulihan sosial dan ekonomi di daerah terdampak dapat berlangsung lebih optimal.

Adapun sejak akhir November hingga pertengahan Desember 2025, Bank Mandiri telah menyalurkan dan menyiapkan lebih dari 288.889 paket bantuan ke wilayah terdampak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, mulai dari paket sembako, obat-obatan, keperluan wanita dan balita, selimut, genset, air bersih, kasur lipat, pakaian layak pakai, sebagai bagian dari respons kemanusiaan berkelanjutan perseroan.

Konsistensi ini menegaskan peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah yang terus hadir, bergerak cepat, dan memberikan dampak nyata bagi pemulihan masyarakat. Pada awal tahun, Bank Mandiri juga terlibat aktif dalam mendukung pembangunan 600 unit Hunian Danantara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang.

Sejalan dengan itu, Bank Mandiri kembali mengirimkan Relawan Mandiri Tanggap Bencana yang menjadi ujung tombak pendampingan langsung masyarakat terdampak di lapangan, untuk menggantikan Relawan tahap awal di Kabupaten Gayo Luwes.

Baca juga: Kredit Tumbuh Kuat-DPK Meningkat, Fungsi Intermediasi Bank Mandiri Solid di Akhir Tahun

Sebanyak 20 Relawan Mandiri Tanggap Bencana yang tergabung pada batch kedua ini berasal dari lintas unit bisnis dan kantor wilayah, termasuk Mandiri Emergency Response Unit (Team MERU) Mandiri Club.

Di lapangan, Relawan Mandiri Tanggap Bencana tidak hanya membantu pendistribusian logistik dan bantuan, tetapi juga bertanggung jawab terhadap operasional posko tanggap bencana, yang meliputi posko dapur umum, kesehatan, pendidikan, serta trauma healing. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Nilai Ekspor RI hingga November 2025 USD256,56 Miliar, Naik 5,61 Persen

Poin Penting Nilai ekspor Indonesia Januari–November 2025 mencapai USD256,56 miliar, tumbuh 5,61 persen (ctc) yoy,… Read More

4 mins ago

Mulai 1 Januari, Berobat Pakai BPJS Wajib Skrining Kesehatan, Begini Caranya

Poin Penting Mulai 1 Januari 2026, peserta BPJS Kesehatan wajib mengisi Skrining Riwayat Kesehatan (SRK)… Read More

9 mins ago

Bank Kalbar Catat Kinerja Positif di 2025: Laba dan Kredit Naik Didukung Dana Murah

Poin Penting Laba bersih Bank Kalbar 2025 mencapai Rp522,99 miliar, tumbuh 7,66 persen yoy, seiring… Read More

29 mins ago

Harbolnas 2025 Lampaui Target, Transaksi Tembus Rp36,4 Triliun

Poin Penting Transaksi Harbolnas 2025 tembus Rp36,4 triliun, melampaui target dan tumbuh 17 persen dibandingkan… Read More

59 mins ago

BCA Resmi Tutup Anak Usaha di Hong Kong, Ini Alasannya

Poin Penting PT Bank Central Asia Tbk resmi melikuidasi BCA Finance Limited di Hong Kong,… Read More

1 hour ago

Awal Pekan 2026, IHSG Dibuka Hijau pada Posisi 8.776

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,32 persen ke level 8.776,43 pada awal perdagangan 5 Januari… Read More

3 hours ago