Capai Rp17,58 Triliun, Penyaluran KUR Mandiri di 2018 Lampaui Target
Jakarta– PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) mengaku akan memperluas bisnisnya di luar negeri dengan mengakuisisi bank di Filipina. Tak tanggung-tanggung, Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo menyebut, terdapat dua bank yang sedang dijajaki oleh Bank Mandiri.
“Kami akan menjelajahi ke Fiipina lagi mulai 2019 ini dan mencari potensi di sana. Pembicaraan yang kemarin sempat dilakukan akan kami lanjutkan lagi,” kata Kartika di Kompleks DPR RI Jakarta, Kamis 4 Juli 2019.
Sebelumnya, Bank Mandiri juga sempat menghembuskan isu akan mengakusisi bank di Filipina pada tahun 2017 silam. Namun Kartika menyebut, kondisi kondisi rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) miliknya kala itu sedang tidak stabil maka pihaknya menunda rencana tersebut.
“Waktu itu kita ada upaya ke sana tapi karena NPL tinggi tidak jadi. Sekarang NPL sudah rendah jadi akhir 2019-2020 kita coba jelajahi,” kata Kartika.
Kartika menyebut, dua bank yang sedang dijajaki di Filipina berada dalam kategori menengah kecil. Hal tersebut untuk memperluas segmen bisnis miliknya di luar negeri.
Sebagai informasi, Bank Mandiri terus memperbaiki kualitas kredit yang terlihat dari penurunan rasio Non Performing Loan (NPL) dari 3,32% pada Triwulan I/2018 menjadi 2,68% pada Triwulan I/2019. Dengan kinerja tersebut, diharapkan dapat membuat kinerja Bank Mandiri semakin stabil. (*)
Poin Penting AAJI resmi membuka pencalonan Ketua Dewan Pengurus periode 2026-2028, yang akan diputuskan melalui… Read More
Poin Penting AAJI menunjuk dua Plt Ketua, yakni Albertus Wiroyo dan Handojo G. Kusuma, usai… Read More
Poin Penting Dana riset nasional naik menjadi Rp12 triliun, setelah Presiden Prabowo menambah anggaran sebesar… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 dan seluruh indeks domestik berakhir… Read More
Poin Penting IHSG menguat 1,55 persen sepekan dan ditutup di level 9.075,40, sekaligus mencetak rekor… Read More
Poin Penting Modalku menyalurkan pendanaan Rp9,2 triliun kepada lebih dari 74 ribu UKM sejak berdiri… Read More