Ilustrasi: Gedung Bank Mandiri. (Foto: Erman Subekti)
Poin Penting
Jakarta – PT Bank Mandiri (BMRI) resmi menunjuk Adhika Vista sebagai Corporate Secretary (Corsec) terhitung mulai Senin (1/12/2025). Adhika menggantikan M. Ashidiq Iswara yang sebelumnya menjabat posisi tersebut.
Pengangkatan Adhika Vista merujuk pada peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2015 tentang Sektretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik dan Peraturan Bursa Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.
Baca juga: Bank Mandiri (BMRI) Buka Penawaran Awal Obligasi Keberlanjutan Rp5 Triliun
“Bersama ini disampaikan bahwa informasi pemberhentian dan pengangangkatan Bank Mandiri Bpk M. Ashidiq Iswara, yang efektif sejak tanggal 1 Desember 2025,” tulis manajemen Bank Mandiri dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), 2 Desember 2025.
Asal tahu saja, M. Ashidiq Iswara sejatinya baru diangkat jadi corporate secretary perseroan pada 3 Januari 2025. Dia menggantikan Teuku Ali Usman yang telah memasuki masa purnabakti.
Baca juga: Bank Mandiri Sabet Indonesia’s Best Corporate, Investment & Wholesale Bank 2025
Sebelumnya, Ashidiq merupakan Regional Chief Executive Officer (RCEO) Region I/Sumatera 1 Bank Mandiri.
Sedangkan Adhika bergabung dengan Bank Mandiri sejak 2011. Jika dilihat dari laman profil Linkedin, posisi Adhika sebelum diangkat jadi corporate secretary adalah branch manager.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi alasan di balik pergantian corporate secretary tersebut. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More