Jakarta — Bank Pembangunan Daerah (BPD) MalukuMalut menerima penghargaan “Infobank Awards 2017” karena berhasil meraih predikat kinerja “sangat bagus” pada kinerja keuangan tahun 2016.
Penghargaan langsung diserahkan oleh Pemimpin Redaksi Majalah Infobank, Eko B. Supriyanto, kepada Plt Direktur Utama Bank MalukuMalut, Arief Burhanudin Waliulu, di kantor perwakilan Bank MalukuMalut, Jakarta, Jumat, 3 November 2017.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama jajaran manajemen dan seluruh karyawan Bank MalukuMalut. Untuk itu, predikat ‘sangat bagus’ ini kami persembahkan untuk masyarakat Maluku dan Maluku Utara,” ujar Burhanudin saat memberikan kata sambutan.
Di tempat yang sama, Eko B. Supriyanto mengucapkan selamat kepada jajaran direksi, manajemen, dan seluruh karyawan Bank MalukuMalut atas raihan kinerja “sangat bagus” pada tahun 2016.
“Di saat terjadi perlambatan ekonomi, Bank MalukuMalut justru berhasil mencatatkan kinerja terbaiknya,” ujar Eko B. Supriyanto dalam sambutannya.
Tumbuh Positif
Di bawah kepemimpinan Arief Burhanudin Waliulu Bank MalukuMalut mencatatkan kinerja positif. Per Desember 2016, aset Bank MalukuMalut tercatat sebesar Rp5,64 triliun, sedangkan pada Juni 2017 aset sudah mencapai Rp6,94 triliun.
Dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun per Desember 2016 adalah sebesar Rp3,87 triliun, sedangkan hingga 30 Juni 2017 DPK sudah bertambah hingga mencapai Rp5,98 triliun.
Sementara itu, pembiayaan yang dikucurkan pada 2016 sebesar Rp3,36 triliun, sedangkan hingga triwulan II/2017 atau 30 juni 2017, Bank MalukuMalut sudah menyalurkan kredit sebesar Rp3,59 triliun.
“Saya yakin, di bawah kepemimpinan Pak Burhanudin, Bank MalukuMalut akan terus bertumbuh dan sustain,” ujar Eko. (*) Dicky F. Maulana
Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More
Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More
Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More
Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More
Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More