Ilustrasi: Era banking 5.0. (Foto: istimewa)
Jakarta – Digitalisasi mendorong penyedia jasa untuk menerapkan digitalisasi produknya. Disatu sisi, konsumen ingin menikmati 100% kemanan dari industri keuangan yang mereka percaya dengan produk yang didigitalisasi.
Namun, tak mudah menjamin keamanan di duani digitalisasi seperti, mobile banking, pesaing fintech ( Financial technology), risiko cyber, dan ketidakpastian politik. Karena, digitalisasi hanya bisa diantsipasi dengan cara mendeteksi celah digital.
Digitalisasi juga memunculkan adanya dugaan bahwa kedepan, masa depan perbankan tak panjang, atau menjadi perusahaan IT. Nah, untuk memenuhi kebutuhan pelanggan pelanggan digital, kedua operasi yang dihadapi pelanggan depan dan proses back office perlu merangkul TI sebagai inti dari perbankan masa depan.
Bukan suatu kebetulan bahwa Goldman Sachs merekayasa dirinya sebagai perusahaan teknologi. Sementara Ajman Bank adalah pemimpin dalam mencari produk, orang dan teknologi terbaik di pasar untuk menyampaikan apa yang diinginkan pelanggan, bagaimana mereka menginginkannya memberikan nilai nyata dan menciptakan sentuhan manusia yang sering hilang di perbankan modern. Bank ini dikenal menggunakan teknologi terdepan dan pengiriman pengalaman pelanggan global yang luar biasa. Ajman Bank memulai audit pusat datanya di Northern Emirates.
Maryam Al Shorafa, VP, kepala komunikasi dan pemasaran korporat, mengatakan, telah menjadi yang terdepan dalam memanfaatkan teknologi untuk memperbaiki pengalaman nasabahnya.” Kami ingin meningkatkan infrastruktur, efisiensi dan layanan pelanggan bank”ujarnya. Dengan meninjau pusat data di jantung strateginya, Ajman mulai bekerja dengan Schneider Electric untuk menemukan cara memanfaatkan TI terbaru untuk meningkatkan penawaran keuangan end-to-end. (*)
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More