News Update

Bank KEB Hana Tawarkan Kupon Obligasi Maksimal 10,5%

Obligasi subordinasi I senilai Rp800 miliar ini sendiri memiliki jangka waktu 7 tahun, dan obligasi dalam dolar AS bertenor juga 7 tahun. Masa penawaran awal akan dilakukan pada tanggal 21 November hingga 2 Desember 2016 dan masa penawaran 15-16 Desember 2016, dan rencananya akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 22 Desember 2016.

(Baca juga: Bank UOB Manfaatkan Dana Obligasi Dorong Kredit)

Fitch Ratings memberikan peringkat di “AAA (idn)’ untuk peringkat Nasional Jangka Panjang Bank KEB Hana dan Internasional Jangka Panjang Mata Uang Asing Issuer Default Rating (IDR) untuk kedua obligasi baik rupiah dan dolar AS. Sementara penjamin pelaksana emisi yakni Bahana Securities, Danareksa Sekuritas dan Indo Premier Sekuritas dengan wali amanat Bank BRI.

Direktur Utama Bank KEB Hana Indonesia Martin Lee menambahkan bahwa dana hasil emisi seluruhnya akan dipergunakan oleh perseroan untuk modal kerja dalam rangka pengembangan usaha.

“Dana digunakan terutama dalam pemberian kredit dan memperkuat struktur permodalan dengan perhitungan sebagai modal pelengkap,” pungkasnya. (*) Dwitya Putra

 

 

Editor: Paulus Yoga

Page: 1 2

Paulus Yoga

Recent Posts

Tiga Petinggi OJK Mundur, Kepercayaan Pasar Modal Kembali Diuji

Poin Penting Tiga pejabat kunci OJK kompak mundur di tengah tekanan pasar dan pelemahan tajam… Read More

16 hours ago

Tugu Insurance Raih Best Stock Awards 2026, Bukti Fundamental Kokoh dan Kinerja Konsisten

Poin Penting Tugu Insurance (TUGU) meraih Best Stock Awards 2026 sektor keuangan kategori mid cap… Read More

17 hours ago

Sepak Terjang Mahendra Siregar yang Mundur dari Ketua DK OJK

Poin Penting Ketua DK OJK Mahendra Siregar resmi mengundurkan diri pada Jumat, 30 Januari 2026,… Read More

18 hours ago

Breaking News! Mahendra Siregar dan Inarno Djajadi Mundur dari OJK

Poin Penting Ketua DK OJK Mahendra Siregar, KE PMDK Inarno Djajadi, serta Deputi Komisioner I.B.… Read More

19 hours ago

PPATK Endus Dugaan Penyamaran Omzet Rp12,49 T di Bisnis Tekstil, Gunakan Rekening Karyawan

Poin Penting PPATK mengendus dugaan penyamaran omzet Rp12,49 triliun di sektor perdagangan tekstil dengan memanfaatkan… Read More

20 hours ago

Airlangga Pede Kenaikan Free Float 15 Persen Tak Bikin Pasar Saham Sepi

Poin Penting Pemerintah menegaskan kebijakan menaikkan free float dari 7,5 persen ke 15 persen tidak… Read More

20 hours ago