News Update

Bank KB Bukopin Kembangkan Segmen Korean Link Business

Jakarta – PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) / Perseroan melanjutkan ekspansi bisnis dengan mengembangkan segmen Korean Link Business seiring dengan semakin maraknya perusahaan Korea Selatan berinvestasi di Indonesia.

“KB Bukopin, yang didukung KB Kookmin Bank selaku pemegang saham pengendali perseroan dan induk perusahaan, berinisiatif mengembangkan bisnis Korean Link Business yang memfokuskan perusahaan-perusahaan Korea Selatan yang beroperasi di Indonesia serta di luar negeri,” ujar Chang Su Choi, Presiden Direktur KB Bukopin di Jakarta, Senin, 28 Febuari 2022.

Chang Su Choi menjabarkan ekspansi bisnis KB Bukopin ini mencakup penyaluran kredit (lending) dan penghimpunan dana (funding) kepada perusahaan Korea Selatan. Perseroan berhasil memperoleh kepercayaan dari sejumlah perusahaan besar asal Korea Selatan yang berkolaborasi di Korean Link Business yang dikelola KB Bukopin ini. Perusahaan ini diantaranya adalah Lotte Group, LG Electronics, Hyundai, Hankook Tire, dan Lock & Lock.

“Pada kuartal I tahun 2022 ini, jumlah total perusahaan Korea Selatan yang telah terjaring dalam Korean Link Business itu sebanyak 51 perusahaan. Rinciannya, sebanyak 7 perusahaan dalam penyaluran kredit (lending) dan 44 perusahaan dalam penghimpunan dana (funding),” ucap Chang Su Choi menjabarkan.

Chang Su Choi mengatakan bahwa KB Kookmin Bank, yang merupakan bagian dari Kookmin Bank Financial Group, dikenal karena reputasinya dan berpengalaman di industri perbankan tingkat global sehingga memperoleh kepercayaan dari para nasabah.

“KB Kookmin Bank akan mentransfer pengalaman dan best practice-nya kepada KB Bukopin untuk meningkatkan seluruh lini bisnisnya, termasuk Korea Link Business yang ditargetkan sebagai pasar potensial untuk berkembang di masa mendatang,” ucap Chang Su Choi.

Manajemen KB Bukopin optimistis bisa meningkatkan segmen Korean Link Business lantaran perusahaan Korea Selatan yang berinvestasi dan berekspansi di Indonesia ini semakin atraktif. Merujuk data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), nilai investasi Korea Selatan pada 2021 sebesar US$ 1,64 miliar yang mencakupi sebanyak 2.511 proyek.

KB Bukopin pasca menggalang dana senilai Rp 7,04 triliun dari pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas Keenam (PUT VI) melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue di tahun lalu itu gencar mengembangkan lini bisnis, antara lain menyediakan jasa keuangan untuk Korea Link Business, mengembangkan sistem teknologi informasi, ekspansi kredit baru berkualitas baik di segmen ritel dan link bisnis usaha kecil dan menengah (UKM), dan komersil.

Chang Su Choi mengemukakan dukungan dari seluruh pemegang saham memberikan dampak yang positif terhadap rencana dan pertumbuhan bisnis perseroan di tahun ini dan periode mendatang.

“Kami meyakini KB Bukopin akan masuk ke dalam jajaran Top 10 bank teratas di Indonesia. Target kami ini didukung oleh Kookmin Bank Financial Group sebagai salah satu Top 10 Asian Leading Financial, kolaborasi bisnis dengan para mitra, pemutakhiran sistem teknologi informasi serta kualitas pelayanan nasabah yang semakin excellent. KB Bukopin menyediakan layanan keuangan terbaik di Indonesia,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Kim Jong Un, Korean Link Business Division Head KB Bukopin, menyebutkan perseroan sejak kuartal I/2021 telah mengaktivasi program Korean Link Business. Program bisnis ini, lanjut Kim Jong Un, berdampak terhadap pertumbuhan penghimpunan dana. “Pada 31 Desember 2021, nilai penghimpunan dana dari Korean Link Business ini mencapai Rp7,82 triliun, naik sebesar 395,8% dari tahun 2020, serta tingkat penyaluran kredit pada 31 Desember 2021 mencapai Rp420 miliar,” ucap Kim Jong Un. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

7 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

7 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

7 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

8 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

9 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

9 hours ago