Jakarta — PT BPD Kalimantan Tengah (Bank Kalteng) memberikan bantuan program CSR Peduli Pendidikan berupa Ruang Kuliah Bank Kalteng beserta fasilitas / Infrastruktur pembantu lainnya senilai Rp293.500.000,- pada Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Palangka Raya.
Bantuan CSR Ruang Kuliah di Fakultas Ekonomi & Bisnis, Senin (02/09) diresmikan langsung oleh Direktur Utama PT Bank Kalteng Y. Diasmono, bersama Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis UPR Dr. Miar, M.Si dan Rektor Universitas Palangka Raya Dr. Andrie Elia, S.E., M.Si.
Andrie Elia dalam sambutannya menyambut baik program Bantuan CSR yang diberikan Bank Kalteng dalam pengembangan kegiatan Pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Disampaikan pula bahwa kegiatan Pendidikan dan pengajaran di UPR selama ini mengandalkan dana dari anggaran pemerintahan dan dana masyarakat. Sehingga dengan CSR yang diberikan ini menjadi bentuk kerja sama yang baik antara UPR bersama Bank Kalteng sehingga bisa mendorong kemajuan bagi UPR, Bank Kalteng, dan Kalimantan Tengah.
Sementara itu Direktur Utama Bank Kalteng, Y. Diasmono menyampaikan bahwa Bank Kalteng berkomitmen mendukung dalamm pelaksanaan dan pengembangan dunia Pendidikan, karena pendidikan adalah hal nomor satu untuk kemajuan kita Bersama dan kemajuan bangsa ini pada umumnya.
“Pemberian bantuan ruang kuliah yang resprentatif ini agar yang mahasiswa maupun dosen dalam proses belajar dan mengajar tercipta interaksi yang baik antara mahasiswa dan dosen dalam mencapai tujuan perkuliahan dan mencetak lulusan bermutu dan berkualitas,” tuturnya. (*)
Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More
Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More
Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More
Poin Penting BEI mulai pilot project kenaikan free float 15 persen dengan menyasar 49 emiten… Read More
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 tumbuh 5,11 persen… Read More
Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan nilai restitusi pajak pada 2026 sebesar Rp270 triliun. Proyeksi… Read More