Jakarta — PT BPD Kalimantan Tengah (Bank Kalteng) memberikan bantuan program CSR Peduli Pendidikan berupa Ruang Kuliah Bank Kalteng beserta fasilitas / Infrastruktur pembantu lainnya senilai Rp293.500.000,- pada Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Palangka Raya.
Bantuan CSR Ruang Kuliah di Fakultas Ekonomi & Bisnis, Senin (02/09) diresmikan langsung oleh Direktur Utama PT Bank Kalteng Y. Diasmono, bersama Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis UPR Dr. Miar, M.Si dan Rektor Universitas Palangka Raya Dr. Andrie Elia, S.E., M.Si.
Andrie Elia dalam sambutannya menyambut baik program Bantuan CSR yang diberikan Bank Kalteng dalam pengembangan kegiatan Pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Disampaikan pula bahwa kegiatan Pendidikan dan pengajaran di UPR selama ini mengandalkan dana dari anggaran pemerintahan dan dana masyarakat. Sehingga dengan CSR yang diberikan ini menjadi bentuk kerja sama yang baik antara UPR bersama Bank Kalteng sehingga bisa mendorong kemajuan bagi UPR, Bank Kalteng, dan Kalimantan Tengah.
Sementara itu Direktur Utama Bank Kalteng, Y. Diasmono menyampaikan bahwa Bank Kalteng berkomitmen mendukung dalamm pelaksanaan dan pengembangan dunia Pendidikan, karena pendidikan adalah hal nomor satu untuk kemajuan kita Bersama dan kemajuan bangsa ini pada umumnya.
“Pemberian bantuan ruang kuliah yang resprentatif ini agar yang mahasiswa maupun dosen dalam proses belajar dan mengajar tercipta interaksi yang baik antara mahasiswa dan dosen dalam mencapai tujuan perkuliahan dan mencetak lulusan bermutu dan berkualitas,” tuturnya. (*)
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More