Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah (Bank Kalteng) menunjukkan kinerjanya yang cemerlang di bawah nahkoda Yayah Diasmono selaku direktur utamanya. Pria yang telah meniti karir di industri perbankan sejak tahun 1975 ini sukses meningkatkan laba bersih Bank Kalteng pada angka double digit sejak masa pandemi berawal hingga kini.
Peningkatan laba bersih ini ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga bersih dan efisiensi biaya operasional. Kinerja yang positif di masa krisis ini juga merupakan cerminan dari tingginya jam terbang yang dimiliki oleh Yayah Diasmono. Beliau pernah menduduki berbagai posisi tugas, antara lain di BSB Bank, Bank Summa, Bank IFI, Bank Kosa Graha, dan Tim Likuidasi Bank Kosa.
Berbagai jabatan pun telah diemban olehnya, mulai dari konsultan merger akuisisi di PT Citamukti, Direktur Utama PT Indocitra Finance, mediator di Kantor Hukum Iwan Kaboel Arifin, konsultan investasi, restrukturisasi, merger akuisisi dan IPO, serta komisaris di PT Pancaran Cahaya Bahagia.
Dengan segenap prestasi dan pengalamannya ini, tak heran bila Majalah Infobank menganugerahkannya sebagai salah satu CEO terbaik tahun 2021. Di samping Bank Kaltengnya sendiri yang juga meraih penghargaan Titanium Trophy atas predikat “sangat bagus” selama 15 tahun berturut-turut di ajang 26th Infobank Awards 2021. (*) Steven Widjaja
Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More
Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wamenkeu untuk sisa masa jabatan 2024–2029 melalui Keppres… Read More
Poin Penting DPLK Avrist menargetkan pertumbuhan nasabah 15% hingga akhir 2026 dari total lebih 29… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More