Categories: Perbankan

Bank Jatim Fokus Turunkan NPL

Jakarta–PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur, Tbk (Bank Jatim) menargetkan rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di 2016 ini sebesar 2,8% secara nett. Angka tersebut menurun jika dibanding tahun lalu yang berada di level 4,2%.

Pernyataan ini seperti disampaikan oleh Direktur Bisnis Menengah dan Korporasi Bank Jatim, Su’udi, di Jakarta, Kamis, 7 Januari 2016. Dirinya meyakini NPL akan menurun sejalan dengan perkiraan ekonomi yang tumbuh lebih baik di tahun ini.

“Saya yakin NPL bisa turun, karena sekarang ini sudah bottom. Kondisi perekonomian saat ini paling tidak ada kenaikan, dan ini akan memperbaikan bisnis nasabah yang bermasalah. Sehingga kami kita juga memperbaiki NPL,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, selain perekonomian yang diprediksi membaik, ekspansi kredit yang akan dilakukan Bank Jatim juga dapat memperbaiki rasio NPL di 2016 ini. Perusahaan juga memiliki tim ad hoc guna memperbaiki kredit bermasalah yang ada.

“Kita kan juga sudah membuat satu tim supaya perbaikan kredit bermasalah ini menjadi lebih baik. Kalau memang tidak bisa, maka agunan yang ada kan bisa dilelang dan itu bisa dieksekusi di tahun 2016,” tukas Su’udi.

Dia menilai, kondisi perekonomian tahun lalu yang kurang bersahabat telah membuat perusahaan selektif dalam menyalurkan kredit tahun ini. Oleh sebab itu, pihaknya berhati-hati dalam menyalurkan kreditnya agar terhindar dari risiko kredit bermasalah.

“Ekonomi seperti kemarin dapat pengalaman bisnis mana yang bisa dimasuki, kalau kredit sehat bisa selesaikan ada. Kemudian ada restrukturisasi kredit, kalau membaik sehingga ada perbaikan perkreditan,” tutupnya. (*) Rezkiana Nisaputra

Paulus Yoga

Recent Posts

Jelang Idul Fitri, PGE Jaga Pasokan Listrik Nasional Tetap Stabil

Poin Penting PGE memastikan operasional pembangkit panas bumi tetap optimal selama periode mudik Idul Fitri… Read More

5 hours ago

Tugu Insurance Siaga 24 Jam, Dukung Perjalanan Mudik Aman dan Nyaman

Poin Penting Tugu Insurance menghadirkan layanan darurat t rex (derek/gendong) untuk membantu pemudik di berbagai… Read More

10 hours ago

Bank Sentral Global Menghadapi Ekspektasi yang Lebih Tinggi: Ke Mana Arah BI-Rate?

Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM tayangan https://www.omfif.org/2026/03… Read More

11 hours ago

Jangan Asal Berangkat, Ini 6 Tip Mudik Lebaran agar Aman dan Nyaman

Poin Penting Sebanyak 143,9 juta orang diperkirakan mudik Lebaran, dengan mobil pribadi mendominasi hingga 76,24… Read More

13 hours ago

Transaksi ZISWAF BSI Tembus Rp30 Miliar di Ramadhan 2026, Naik 2 Kali Lipat

Poin Penting Transaksi ZISWAF BSI selama Ramadan 2026 mencapai Rp30 miliar, naik hampir dua kali… Read More

14 hours ago

Konflik Timur Tengah dan Risiko Harga Minyak Global, Ini Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia

Poin Penting Ekspor Indonesia ke Timur Tengah hanya sekitar 4,2% dari total ekspor, sehingga dampak… Read More

15 hours ago