News Update

Bank Jateng Gandeng 40 Pengembang Dukung Program 3 Juta Rumah Prabowo

Poin Penting

  • Dukung Program 3 Juta Rumah, Bank Jateng menggandeng 40 pengembang untuk memperluas akses hunian bagi MBR di Kabupaten Batang melalui skema KPR subsidi dan KUR Developer
  • Sinergi bank–pengembang–pemda jadi kunci, dengan dukungan Pemkab Batang berupa pembebasan BPHTB bagi MBR serta kemudahan perizinan online.
  • Kinerja KUR solid, hingga 18 Oktober 2025 Bank Jateng telah menyalurkan Rp4,438 triliun (64% dari alokasi Rp7 triliun) dengan NPL 1 persen.

Jakarta – Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah atau Bank Jateng siap menyukseskan Program 3 Juta Rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto, dengan menggandeng 40 pengembang perumahan. Ini dilakukan guna memperluas akses kepemilikan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kabupaten Batang dan sekitarnya.

Direktur Digital dan Bisnis Konsumer Bank Jateng Eko Tri Prasetyo mengatakan, dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi bagi masyarakat, serta KUR Developer bagi pengembang.

“Kami mengakselerasikan harapan kalangan MBR untuk memiliki hunian nyaman. Skemanya jelas: masyarakat mendapatkan subsidi KPR, sementara pengembang didukung melalui KUR developer,” ujar Eko, dinukil laman Bank Jateng, Senin, 9 Februari 2026.

Baca juga: Bank Jateng Setor Dividen Rp1,12 Triliun ke Pemprov dan 35 Kabupaten/Kota

Menurut Eko, sinergi antara perbankan, pengembang, dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan program nasional tersebut, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor perumahan yang inklusif dan berkelanjutan.

Lampu Hijau Pemerintah Daerah

Langkah Bank Jateng satu ini pun mendapat lampu hijau dari Pemerintah Kabupaten Batang. Penjabat Sekretaris Daerah Batang Sri Purwaningsih mengapresiasi kolaborasi tersebut karena dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya ASN golongan P3K, baik penuh waktu maupun paruh waktu.

“Ini sangat membantu kepemilikan rumah bagi masyarakat yang tergolong MBR, dan pastinya mereka tidak boleh kena pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB),” ungkap Sri.

Ia juga menegaskan bahwa sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah daerah mempermudah seluruh proses perizinan pembangunan hunian melalui sistem layanan online.

“Apalagi untuk perizinan sekarang sudah dipermudah lewat online, jadi tidak ada yang sulit,” tegasnya.

Baca juga: Naik Tipis 2,91 Persen, Bank Jateng Kantongi Laba Bersih Rp1,03 T pada September 2025

Pemimpin Bank Jateng Cabang Batang, Sigit Aji Pamungkas, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan para pengembang dalam mendukung kesuksesan program ini di wilayahnya. 

Ia optimis kolaborasi ini akan menjadi motor penggerak ekonomi di Kabupaten Batang.

Dinukil laman Pemerintahan Provinsi Jateng, Direktur Bank Jateng Irianto Harko Saputro mengatakan, sampai 18 Oktober 2025, Bank Jateng telah menyalurkan KUR sebesar Rp4,438 triliun atau 64 persen dari total alokasi Rp7 triliun. 

Selain itu juga telah menyalurkan KUR kepada 83.913 debitur senilai total Rp10,327 triliun, dengan non-performing loan (NPL) atau risiko menunggak sebesar 1 persen.

Ia menyampaikan, pada akad massal KUR, Bank Jateng menghadirkan 800 debitur dari seluruh Jawa Tengah. Jumlah tersebut terdiri dari 555 debitur KUR Kecil, 230 debitur KUR Mikro, dan 15 debitur KUR Super Mikro.  

Sementara itu, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Jawa Tengah selama periode 2015 – 2025 mencapai Rp361,36 triliun, dengan 10,31 juta debitur. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Perang AS-Israel vs Iran Bisa Picu Volatilitas IHSG, Analis Ingatkan Hal Ini ke Investor

Poin Penting Konflik AS–Israel dan Iran memicu volatilitas IHSG, berpotensi terjadi koreksi wajar dan fase… Read More

10 hours ago

Daftar Saham Pemberat IHSG Sepekan, Ada DSSA, BRMS hingga AMMN

Poin Penting IHSG melemah 0,44 persen ke level 8.235,48 pada pekan 23–27 Februari 2026, diikuti… Read More

11 hours ago

IHSG Sepekan Turun 0,44 Persen, Kapitalisasi Bursa Jadi Rp14.787 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,44 persen ke level 8.235,48 dan kapitalisasi pasar turun 1,03 persen… Read More

11 hours ago

Bank Mega Syariah Genjot DPK Lewat Tabungan Kurban

Poin Penting Bank Mega Syariah dan PT Berdikari luncurkan Tabungan Rencana Kurban berbasis layanan keuangan… Read More

11 hours ago

Amerika Serikat-Israel Serang Iran: Dunia Bisa Makin Gelap

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga WARGA dunia hari-hari ini dibuat cemas. Timur Tengah… Read More

12 hours ago

Harga BBM Pertamina Naik per 1 Maret 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Poin Penting Pertamina resmi menaikkan harga sejumlah BBM nonsubsidi mulai 1 Maret 2026, mengacu pada… Read More

13 hours ago