Perbankan

Bank Jago Ungkap Kunci di Balik Pertumbuhan Kinerja Hingga September 2023

Jakarta – PT Bank Jago Tbk (ARTO) sebagai bank yang berbasis digital terus berusaha untuk menjaga momentum pertumbuhan yang berkesinambungan dengan menerapkan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik.

Head of Finance Technology and Operations Bank Jago, Supranoto Prajogo menuturkan dari penerapan prinsip tersebut terlihat dari pertumbuhan aset Bank Jago naik 21 persen secara tahunan menjadi Rp19,1 triliun per September 2023 dibandingkan tahun sebelumnya yang didukung oleh ekspansi kredit.

Baca juga: Laba J Trust Bank Tembus Rp111 Miliar di Kuartal III-2023, Ini Penopangnya

“Kredit tumbuh 33 persen menjadi Rp10,9 triliun, dibandingkan dengan average (rata-rata) perbankan di Indonesia pertumbuhan kredit hanya sembilan persen year to date 2023,” ucap Supranoto dalam Public Expose Live di Jakarta, 29 November 2023.

Kemudian, dari sisi Dana Pihak Ketiga (DPK) pun mengalami pertumbuhan yang signifikan sebanyak 41 persen menjadi Rp10,3 triliun di September 2023 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp7,28 triliun.

Pertumbuhan DPK Bank Jago tersebut didukung oleh Giro dan Tabungan dari aplikasi Jago yang turut memicu rasio Current Account Saving Account (CASA) meningkat menjadi 73 persen.

Baca juga: Kinerja KPR Hingga Unit Syariah Dongkrak Laba BTN di Kuartal III-2023

Catatan positif tersebut membuat Bank Jago mencatat laba bersih di kuartal III-2023 sebanyak Rp50 miliar atau naik sebesar 21,95 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat Rp41 miliar.

Raihan laba itu ditopang oleh pendapatan bunga bersih sebanyak Rp1,2 triliun, pendapatan operasional sebesar Rp1,3 triliun pada sembilan bulan pertama 2023. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

OJK Setujui Penggabungan 4 BPR Menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari

Poin Penting OJK menyetujui merger empat BPR di Priangan Timur menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari… Read More

7 mins ago

Adu Laba BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI di 2025, Siapa Paling Cuan?

Poin Penting BCA tetap memimpin laba bersih – PT Bank Central Asia (BCA) mencatat laba… Read More

19 mins ago

OJK-Kemenkeu Kompak Tekan Bunga Kredit, Targetkan Lebih Rendah dari 8 Persen

Poin Penting OJK dan Kemenkeu berkoordinasi menurunkan bunga kredit melalui penempatan dana pemerintah dan pengendalian… Read More

26 mins ago

Perkuat Tata Kelola dan Etika Digital, BSI Raih ISO Global 27701:2019

Poin Penting BSI meraih sertifikasi internasional ISO 27701:2019 sebagai bukti komitmen memperkuat perlindungan data pribadi… Read More

49 mins ago

Bank Mandiri Proyeksikan BI Rate Dipangkas 2 Kali pada 2026

Poin Penting Bank Mandiri memproyeksikan BI Rate hanya dipangkas maksimal dua kali pada 2026 dengan… Read More

1 hour ago

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan PRUMapan, produkasuransi jiwa tradisional dengan Manfaat Dana Mapan… Read More

1 hour ago