Jakarta – PT Bank Jago Tbk atau Bank Jago terus mengembangkan inovasi di sektor keuangan digital. Dalam upaya memperluas layanan keuangan berbasis syariah, Bank Jago, melalui unit usaha syariah (UUS)-nya, yakni Jago Syariah telah berencana untuk mengembangkan produk pembiayaan digital yang sesuai dengan prinsip syariah.
Head of Sharia Business Bank Jago, Waasi Sumintardja mengungkapkan bahwa pihaknya tahun ini sedang melakukan eksplorasi berbagai macam jenis pembiayaan syariah untuk memenuhi kebutuhan nasabah.
“Kami sepanjang 2025 ini melakukan eksplorasi berbagai macam pembiayaan digital syariah. Tetapi kami melihat memang tidak mudah memilih pembiayaan syariah yang paling tepat untuk nasabah kami. Karena mereka berharap bukan hanya membantu dalam aspek finansial, tetapi juga benar-benar bisa fully syariah comply dan experience-nya bagus. Jadi maksudnya true digital. Doain aja, mudah-mudahan bisa (meluncur tahun ini),” ujarnya kepada awak media di Jakarta, Kamis, 16 Januari 2024.
Baca juga: Begini Jurus Bank Jago Syariah Jaga Likuiditas di Tengah Ketidakpastian Global
Waasi menambahkan, tantangan utama dalam mengembangkan produk pembiayaan syariah digital adalah memastikan bahwa layanan yang diberikan tidak hanya memenuhi prinsip syariah, tetapi juga memberikan pengalaman digital yang sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan zaman.
Selain itu, presentasi terkait pengembangan pembiayaan digital syariah ini akan dilakukan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ke depannya, dengan target peluncuran produk pembiayaan digital tersebut pada 2025.
“Tantangannya itu bagaimana kami bisa memberikan layanan pembiayaan digital berbasis syariah, tetapi truly digital experience. Alhamdulillah, kami sudah ketemu beberapa ide. Kami sekarang dalam rangka konsultasi dengan Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan OJK. Saat ini tahapnya masih pilot project. Besok baru mau presentasi ke OJK,” tambahnya.
Baca juga: Ini 3 Bank Digital yang Paling Banyak Dipilih Gen Z
Meskipun rincian produk pembiayaan yang akan diluncurkan belum dapat diumumkan, Bank Jago berkomitmen untuk terus mengembangkan solusi keuangan yang dapat memberikan manfaat maksimal bagi nasabah, baik dari segi finansial maupun pengalaman digital yang mudah dan sepenuhnya syariah compliant.
“Fiturnya seperti pembiayaan langsung atau direct lending, tetapi produknya seperti apa kami belum bisa bilang dulu,” pungkasnya. (*) Ayu Utami
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More