News Update

Bank Jago (ARTO) Kantongi Laba Rp199 M per Kuartal III 2025, Melesat 132 Persen

Poin Penting

  • Bank Jago membukukan laba bersih Rp199 miliar di kuartal III-2025, tumbuh 132% YoY didorong peningkatan pendapatan bunga.
  • Kredit tumbuh 36% menjadi Rp23,5 triliun dengan NPL gross 0,4%, menunjukkan kualitas aset yang terjaga.
  • Dana Pihak Ketiga naik 41% ke Rp23,9 triliun, seiring peningkatan jumlah nasabah menjadi 18,6 juta pengguna.

Jakarta – PT Bank Jago Tbk (ARTO) mencetak laba bersih sebesar Rp199 miliar pada kuartal III-2025, naik 132 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dari Rp86 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Tercatat, pendapatan bunga mencapai Rp2,47 triliun, tumbuh signifikan dibandingkan periode sebelumnya yakni Rp 1,41 triliun. Beban bunga juga naik RP335 miliar menjadi Rp689 miliar.

Walhasil, pendapatan bunga bersih tumbuh 64,9 persen YoY menjadi Rp1,78 triliun per September 2025, dari Rp 1,08 triliun pada periode sebelumnya. 

Dari sisi intermediasi, ARTO menyalurkan kredit senilai Rp23,5 triliun, tumbuh 36 persen dibandingkan posisi yang sama tahun lalu sebesar Rp17,3 triliun. 

Penyaluran kredit sendiri dilakukan dengan menerapkan prinsip kehati-hatian. Hal ini tecermin dari rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross yang berada di level 0,4 persen atau di bawah rata-rata NPL perbankan nasional.

Baca juga: Bank Panin Kantongi Laba Bersih Rp2,19 Triliun di Kuartal III 2025

Sementara itu, pertumbuhan kredit yang sehat mendorong pertumbuhan total aset Bank Jago menjadi Rp34,5 triliun, naik 28 persen dari posisi September 2024 sebesar Rp26,8 triliun.

Sementara itu, rasio kredit terhadap simpanan atau loan-to-deposit ratio (LDR) berada di posisi 98 persen, dan rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) mencapai 32,9 persen, mencerminkan tingkat likuiditas yang sehat dan kuatnya permodalan Bank Jago untuk mendukung pertumbuhan bisnis ke depan.

“Kami bersyukur dapat menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan profitabilitas secara berkelanjutan. Ini terus memotivasi kami untuk berinovasi dan berkolaborasi menyediakan produk dan layanan keuangan digital yang dapat meningkatkan kehidupan jutaan nasabah di Indonesia, “ kata Direktur Utama Bank Jago, Arief Harris Tandjung, dalam keterangannya, Rabu, 29 Oktober 2025.

Baca juga: Bank Kalteng Raup Laba Rp310,12 Miliar di Kuartal III 2025, Tumbuh 8,21 Persen

Ia menjelaskan, pertumbuhan kinerja Bank Jago ditopang oleh inovasi berkelanjutan dan kolaborasi dengan ekosistem keuangan digital.

Tercatat, total nasabah Bank Jago mencapai 18,6 juta, termasuk 14,5 juta nasabah funding pengguna Aplikasi Jago dan Jago Syariah. 

“Total nasabah ini meningkat lebih dari 4,5 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 14,1 juta nasabah,” jelasnya. 

Pertambahan jumlah nasabah funding sejalan dengan penghimpunan DPK yang mencapai Rp23,9 triliun hingga akhir September 2025. Jumlah ini naik 41 persen dibandingkan posisi yang sama tahun lalu sebesar Rp17 triliun. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

12 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

13 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

13 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

19 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

20 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

20 hours ago