Jakarta–Bank Indonesia (BI) telah merangkum perkembangan ekonomi sepanjang tahun 2016 pada Buku Laporan Perekonomian Indonesia 2016, yang telah dirilis pada Kamis, 27 April 2017 di Komplek Bank Indonesia.
“Kondisi perekonomian Indonesia merupakan publikasi rutin yang telah kami laksanakan dan telah kami rangkum dalam buku ini yang memuat secara komperhensif dinamika perekonomian nasional dalam setahun,” ungkap Gubernur BI Agus DW Martowardojo pada sambutannya saat Laporan Perekonomian Indonesia 2016.
Agus menjelaskan, dalam buku tersebut telah dipaparkan kondisi perekonomian Indonesia sepanjang tahun 2016 di tengah ketidakpastian ekonomi global serta belum pulihnya ekonomi global.
Agus menambahkan, selain kondisi perekonomian nasional, Laporan Perekonomian Indonesia 2016 juga memuat sejumlah pelajaran selama kurun waktu satu tahun kemarin untuk dapat menjadi pondasi penyempurnaan kebijakan ke depan. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memastikan diskon 30% tiket KA Lebaran… Read More
Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More
Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More
Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More