Moneter dan Fiskal

Bank Indonesia Luncurkan Buku Kajian Stabilitas Keuangan 30

Jakarta – Bank Indonesia (BI) kembali meluncurkan buku Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) ke-30 Maret 2018. Peluncuran buku tersebut guna mengedepankan akuntabilitas dan transparansi tugas Bank Sentral dalam menjaga makroprudensial.

Peluncuran buju KSK tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur BI Agus Martowardojo dan di hadiri oleh beberapa mantan dewan gubernur Bank Indonesia dan seluruh pejabat Bank Indonesia di Ruang Serbaguna, Kompleks Bank Indonesia Jakarta.

“Pada buku KSK telah dibahas kondisi dan risiko di sistem keuangan serta faktor-faktor yang dapat mengganggu stabilitas sistem keuangan secara menyeluruh,” kata Agus di Kompleks BI Jakarta, Jumat 18 Mei 2018.

Agus menambahkan, dalam buku KSK akan dibahas penjelasan mengenai berbagai respons kebijakan BI untuk mengurangi risiko ekonomi, baik dari dalam maupun luar negeri yang berpotensi mengganggu fundamental ekonomi nasional. Oleh karena itu, BI diharapkan bisa mengendalikan potensi instabilitas tersebut.

“Bank Indonesia akan optimalkan bauran kebijakan moneter, makroprudensial dan pembayarannya untuk jaga itu semua,” tambah Agus.

Setelah peluncuran buku Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) tersebut acara dilanjutkan dengan diskusi bertema ‘Tantangan Stabilitas Sistem Keuangan Di Tengah Ketidakpastian Perkembangan Globalbdan Domestik’. Hadir sebagai pembicara Deputi Gubernur BI, Erwin Rijanto, Dewan Komisioner OJK, Heru Kristiyana, Pengamat Ekonomi, Michael Tjoajadi.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

44 mins ago

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

2 hours ago

Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More

2 hours ago

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

3 hours ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

4 hours ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

5 hours ago