Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Bank INA dengan Alam Sutera Group. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – PT Bank INA Perdana Tbk (BINA) atau Bank INA pada 3 November 2025 resmi memperkuat kolaborasi strategisnya dengan Alam Sutera Group, sebagai salah satu pengembang properti di Indonesia.
Penandatanganan kerja sama ini menandai komitmen kedua perusahaan dalam memperluas akses pembiayaan Kredit Pemilikan Properti (KPP) yang kompetitif dan mudah dijangkau oleh masyarakat.
Kerja sama ini mencakup penyediaan fasilitas KPP Bank INA bagi pembeli hunian yang dikembangkan oleh Alam Sutera Group. Beberapa proyek yang masuk dalam kemitraan ini antara lain Sutera Rasuna, Alam Sutera 2 di Tangerang, Sutera Nexen di Balaraja, Elevee Residences di kawasan Alam Sutera, dan proyek prestisius The Gramercy.
Direktur Utama Bank INA, Henry Koenaifi mengatakan, sektor properti terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat, terutama di kawasan penyangga Jakarta.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin menghadirkan solusi pembiayaan yang kompetitif, cepat, mudah dan berorientasi pada kebutuhan konsumen,” ujar Henry dalam keterangan resmi dikutip, Selasa, 4 November 2025.
Baca juga: Honest Sasar Rp16 Miliar dari Tabungan Digital Baru Bersama Bank INA
Henry menambahkan, suku bunga yang ditawarkan dalam program ini mulai dari 2,18 persen per tahun (fixed 1 tahun).
Ia berharap kerja sama ini dapat menjadi langkah konkret untuk mendukung masyarakat memiliki hunian impian, sekaligus memperkuat kontribusi Bank INA terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Sementara itu, Direktur Alam Sutera Group, Lilia Sukotjo menyambut baik kerja sama dengan Bank INA merupakan dukungan yang dibutuhkan bagi calon pembeli yang membutuhkan KPP.
“Kami melihat Bank INA memiliki komitmen dan fleksibilitas dalam mendukung kebutuhan pembiayaan pemilikan rumah serta berharap kolaborasi ini dapat membantu mewujudkan konsumen yang ingin memiliki hunian impian Alam Sutera,” ujar Lilia dalam kesempatan yang sama.
Baca juga: Honest dan Bank INA Rilis Tabungan Baru, Terhubung Langsung dengan Kartu Kredit
Adapun, kerja sama ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor properti nasional dengan memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Bank INA sebagai mitra keuangan strategis bagi pengembang besar di Indonesia. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting OJK menyiapkan kenaikan minimum free float emiten secara bertahap hingga 15 persen dalam… Read More
Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 0,53 persen ke level 8.079,32, berbalik turun dari… Read More
Poin Penting Misbakhun membantah mengetahui isu namanya masuk bursa calon Ketua OJK dan menegaskan masih… Read More
Poin Penting OJK memperluas klasifikasi investor pasar modal dari 9 menjadi 27 jenis untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Indonesia jadi negara dengan pekerja paling bahagia di Asia Pasifik, dengan 82 persen… Read More
Poin Penting PT Gozco Capital membeli 164 juta saham Bank Neo Commerce senilai Rp59,7 miliar,… Read More